Menanti Gebrakan Pejabat yang Baru Dilantik Selaraskan Visi – Misi Bupati


Bagikan:

MEDIANTANEWS

MAKALE,– Dinamika roda pemerintahan di Kabupaten Tana Toraja kembali memasuki babak baru. Pejabat baru diminta segera buat gebrakan yang selaras dengan Visi- Misi Bupati . Harapan itu datang dari berbagai kalangan.



Pasca pelantikan sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas oleh Bupati Tana Toraja beberapa hari lalu , publik kini menaruh harapan besar pada perubahan nyata di berbagai sektor pelayanan dan kegiatan pro rakyat lainnya .

Pelantikan yang digelar di kawasan wisata Pango – Pango lalu bukan sekadar seremoni pergeseran posisi. Zadrak Tombeg Bupati Tana Toraja dalam sambutannya menegaskan bahwa setiap pejabat yang baru dilantik memikul tanggung jawab besar untuk menerjemahkan visi-misi pemerintah daerah ke dalam program kerja yang konkret dan menyentuh masyarakat.

Fokus utama yang ditekankan oleh Bupati adalah akselerasi pembangunan yang tertuang dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) .

Pejabat baru diharapkan tidak lagi sekadar menjalankan rutinitas birokrasi, melainkan melakukan inovasi yang selaras dengan semangat visi misi bupati Tana Toraja 2025 – 2030 yakni Tana Toraja Maju dan Berdaya Saing Berdasarkan Nilai Berdaya Saing Berdasarkan Nilai Budaya.

” Rakyat menanti gebrakan nyata. Penempatan pejabat ini didasarkan pada kompetensi dan evaluasi kinerja oleh bupati . Oleh karena itu, sinergi dengan visi- misi daerah adalah harga mati,” ujar Medi Sura ketua Komisi I DPRD Tana Toraja , Selasa 10 Pebruari 2026.

Kata dia tantangan dan peluang sektor unggulan yang harus segera ditangani tentu dengan gebrakan secara bersama, jangan lagi ada ego sektoral yang menonjol.

Terkait Pariwisata misalnya revitalisasi objek wisata dan peningkatan pelayanan keramahtamahan, kebersihan serta penataan dan dukungan sarana dan prasarananya.

” Ini harapan besar untuk mendapatkan PAD dari sektor pariwisata sangat menjanjikan, pola dan kebijakan serta manajemannya sebaiknya segera dilakukan termasuk memikirkan pelibatan pihak ke tiga dalam pengolaan kawasan wisata , ” harap Medi legislator partai Gerindra ini.

Pun dengan sektor pertanian, lanjutnya Penguatan ketahanan pangan lokal dan dukungan bagi petani kopi serta komoditas unggulan lainnya.

Percepatan aksesibilitas antar-kecamatan untuk mempermudah mobilitas ekonomi warga juga harus menjadi perhatian bagi OPD terkait ditangani.

Pelayanan publik, digitalisasi birokrasi agar lebih transparan, cepat, dan bebas pungutan liar, segera dilakukan khususnya dalan sektor jasa dalam memenuhi iklim usaha yang sehat dan

Masyarakat Tana Toraja menyambut baik penyegaran ini, namun dengan catatan kritis. Publik menginginkan pejabat yang baru turun langsung ke lapangan (blusukan) untuk mendengar kendala warga, bukan sekadar duduk di belakang meja.

” Pejabat baru harus punya keberanian untuk keluar dari zona nyaman. Gebrakan mereka akan menentukan apakah visi-misi Bupati bisa tercapai tepat waktu atau tidak, ” ungkap salah seorang aktivis kemasyarakatan di Makale yang tak mau namanya dimediakan.

Kini, bola panas ada di tangan para pejabat yang baru diambil sumpahnya. Akankah mereka mampu menghadirkan perubahan signifikan dalam seratus hari kerja pertama? Medianta News akan terus mengawal setiap progres dan kebijakan yang diambil demi kemajuan di bagi Tana Toraja.

( tim / redaksi )


Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses