MEDIANTANEWS
MAKALE, – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Gerindra ke -18 di Tana Toraja bukan sekadar seremoni potong tumpeng biasa. Meski baru akan dirayakan pada tanggal 14 Pebruari 2026 acaranya tetapi momentumnya adalah sejarah dan prestasi emas kemenangan.
Di bawah kepemimpinan tangan dingin dr.Zadrak Tombeg selaku ketua DPC Tana Toraja , partai berlambang kepala garuda ini resmi menahbiskan diri sebagai jawara tunggal panggung politik Tana Toraja . Kemenangan beruntun pemilu hingga piljada 2024 lalu adalah sejarah emas partai Gerrindra di Tana Toraja.
Dari kemenangan telak di Pilpres, dominasi di Pileg, hingga puncaknya pada kemenangan di Pilkada, Gerindra Tana Toraja telah menjelma menjadi mesin politik paling kuat yang sulit tertandingi.
Transformasi politik langsung terjadi sejak jadi nakhoda kepemimpinan diserahkan kepada dr. Zadrak Tombeh, peta kekuatan politik di Tana Toraja mengalami pergeseran tektonik.
Jika sebelumnya Toraja dikenal sebagai basis tradisional partai lain sebut saja Golkar dan PDI Perjuangan , kini warna Putih-Garuda mendominasi kekuatan di setiap lini.
Kepemimpinan Zadrak yang humanis namun taktis berhasil menyatukan faksi-faksi lokal ke dalam satu barisan yang solid.
Hattrick kemenangan pilpres, pileg, dan Pilkada jadi capaian Gerindra dan kali ini disebut sebagai kemenangan total atau Total Victory.
Di pilpres mengamankan suara mayoritas untuk pasangan Prabowo-Gibran hingga angka 78 , 45 persen , sebuah kemenanganan dengan angka fantastis , selaras dengan garis perjuangan pusat.
Di pileg apalagi, meraih kursi signifikan di DPRD Tana Toraja, yang memberikan posisi tawar tinggi dalam penentuan kebijakan daerah.
Sebelumnya hanya dua kursi di DPRD Tana Toraja , pada pileg lalu terangkat jadi enam kursi. Dan tampil jadi pemenang pemilu peraih suara terbanyak. Walau selisih satu kursi dengan partai Golkar di DPRD Tana Toraja, partai ini berhasil meraih kursi pimpinan selaku wakil ketua.
Pilkada jadi puncaknya prestasinya , kemenangan Zadrak Tombeg – Erianto Laso’ Paundanan ( bupati – wakil bupati terpilih ) di Pilkada Tana Toraja mengunci dominasi eksekutif dan legislatif secara bersamaan.
Lalu bagaimana dengan perayaan HUT Gerindra Ke-18 ini , simbol kekuatan Rakyat jadi tema
Perayaan HUT Gerindra di Toraja tahun ini,berbagi dan doa bersama jadi puncak kegiatan.
Suasana ini akan terasa menjadi bukti otentik bahwa Gerindra bukan lagi sekadar partai elite, melainkan telah menjadi Partai Rakyat di Tana Toraja.
Dalam rekaman orasi orasi politik Zadrak Tombeg dalam berbagai momentum politik di Tana Toraja lalu ia selalu menegaskan bahwa kejayaan ini adalah mandat berat untuk membawa Toraja ke arah yang lebih sejahtera.
” Kita tidak hanya merayakan angka 18 tahun sebagai HUT , kita merayakan kepercayaan dari masyarakat Tan Toraja. Gerindra hadir bukan untuk berkuasa, tapi untuk melayani. Kemenangan di Pilpres, Pileg, dan Pilkada adalah bukti bahwa rakyat ingin perubahan yang nyata di bawah panji kepemimpinan Ketua Umum Prabowo Subianto, dirgahayu Parai Gerindra ,saatnya kita bekerja untuk Tana Toraja yang Maju dan berdaya saing berdasarkan nilai budaya dengan semangat Tana Toraja Masero, ” pesan Zadrak Tombeg memaknai HUT partai Gerindra di Tana Toraja
Dengan kontrol penuh di lembaga eksekutif dan pengaruh kuat di legislatif, tantangan besar kini menanti dr. Zadrak Tombeg yakni membuktikan bahwa kemenangan politik ini berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat Tana Toraja.
Untuk saat ini, satu hal yang pasti: Gerindra adalah Sang Jawara, dan Zadrak Tombeg adalah arsitek utamanya.
” Selaku kader sungguh kami mengapreasi kepemimpinan ketua kami di Tana Toraja, harapan kita adalah mari terus mendukung prestasi kemenangan ini, ketua yang sekaligus bupati untuk bisa mengurus Tana Toraja , menjadi solusi dalam.pelayanan dan kesejahteraan rakyat, ” ungkap Marthen Taruk Bua ketua fraksi Gerindra DPRD Tana Toraja.
Memilih tanggal 14 Pebruari 2026 yang bertepatan hari kasih sayang itu untuk perayaan HUT membuat perayaan tak sekedar peringatan tetapi jadi momentum yang baik dalam perayaan dan syukur bersama atas harmoni kasih dan kepercayaan.
Peringatannya jadi perayaan yang paripurna apalagi kegiatannya selain diisi jalan santai juga pelayanan sosial berupa kegiatan donor darah dan diturup doa bersama.
( tim / redaksi )














