Unik Ala To Ma’ naik, Zadrak Hadiri Natal Kerukunan Keluarga Gandangbatu Sillanan


Bagikan:

MEDIANTANEWS

MAKALE, – Kerukunan Keluarga Gandangbatu Sillanan ( KKGS ) di Makale dan sekitarnya gelar natal, Sabtu 10 Januari 2026 di Aula STT Kibaid Makale. Selebrasi khas tradisi wilayah adat Gandangbatu Sillanan warnai perayaan tersebut.

Dikemas unik ala tradisi kebiasaan rumpun to ma’naik , perayaan Natal ini dihadiri Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeq. Ma’ naik jadi identitas khas orang Gandang Batu Sillanan dalam.menyatakan sesuatu terhadap hal yang tak disetujui atau tidak disukainya.

Balutan keunikan perayaan Natal yang ibadahnya dipimpin Pdt Rotua Siregar sekaligus dirangkai syukuran tahun berlangsung kesan tradisi dari Gandang Batu Sillanan.

Minum dari potongan bambu dan makan disajikan dengan daun kian menambah hadirnya suasana dari wilayah selatan Tana Toraja yang dikenal sangat kental dengan adat budaya berpakaian sepak bai ( untuk busana perempuan ) dan ma’ lullung ( kain putih dilipat rapi diatas kepala bagi perempuan dewasa ).

Ibadah dan perayaannya berlangsung khidmat. Selain ibadah ada pujian paduan suara natal serta sambutan pesan dan kesan natal. Zadrak Tombeq bupati Tana Toraja hadirkan dan tampil menberikan sambutan serta oedan dan kesan natal.

Natal 2025 dan syukuran tahun baru ini kata Semuel Eban selaku ketua KKGS jadi momentum penting dalam membangun silaturahmi serta ,ajang penyegaran serta konsolidasi setelah kurang lebih 10 tahun KKGS vakum dari kegiatan.

Kegiatan tersebut terselenggara dengan baik atas bimbingan dan perhatian langsung dari dr Semuel Palin Buli ketua dan jajaran panitia . Kegiatan natal itu pun meski persiapannya terbilang singkat namun boleh dikatakan sukses.

” Perayaan natal ini sebagai ajang untuk memperkokoh silaturahmi dan kekerabatan, membangun rasa bangga jadi orang Gandang Sillanan, tradisi adat dan budaya khas , dialeknya serta penampilannya, dikenal dengan komunitas pecinta pujian rohani penanian dolo dan banyak lagi, semua ini yang harus dan terus kita jaga untuk tetap lestari, ” kata Eban panggilan legislator Nasdem DPRD Tana Toraja usai acara digelar.

Suasana ala Gandangbatu Sillanan berlanjun hingga jamuan makan, minum dati bambu dan piring dari daun pisang, meski ada bahan lain namun material yang cepat terurai dan non plastik.

Program kedepan kata Eban adalah KKGS akan menjadi simpul dan titik sinergi untuk menggalang para diaspora Gandangbatu Sillanan untuk membangun gerakan Kembali Membangun Kampung Halaman.

( * / fred )


Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses