iklan-hut-medianta

iklan-hut-medianta

Natal PKB GT Klasis Sillanan Pugar Tradisi Lokal




Bagikan:

MEDIANTANEWS

MAKALE, – Tak mau memudar mereka memugar itu salah satu pertunjukan pada Kamp Natal Persekutuan Kaum Bapa Gereja Toraja ( PKBGT ) Klasis Sillanan di Jemaat Matana,Rabu 10 Desember 2025 lombakan menganyam Salokko ( kurungan ayam ) .




Kemasannya unik dengan tradisi lokal melengkapi pesan dan kesan sukacita natal diantara mereka, jemmat dalam klasis di eilayah selatan Tanz Toraja hadir semua.

Acaranya berlangsung meriah dan semarak . Vokal Grup , Lomba Ma’ Basa Madatu, Domino juga turut dilombakan. Ibadah Natal dipimpin Pdt Daud Palelingan dari BPS Gereja Toraja.

Klasis yang berbasis di wilayah kecamatan Gandasil memilih lo.ba menganyam Salokko untuk menumbuhkan dan melestarikan tradisi kerajinan tangan lokal untuk diangkat biar tidak punah.

Pengamnyam Salokko wakil dari jemaat – jemaat beradu ketangkasan menyelesaikan karyanya dalam durasi tiga jam untuk dinilai oleh panitia.

Salokko atau kurungan ayam mengandung nilai dan sarat pesan. Tak sekedar tempat, tetapi makna cinta bagi ciptaan Tuhan, ayam punya hubungan erat dengan tradisi adat dan budaya Toraja, salokko adalah cara untuk memeliharannya.

Lomba itu bertujuan selain untuk pelestarian juga sekaligus sebagai cara untuk menanamkan rasa cinta dan kasih. Salokko dalam pembuatannya sarat nilai makna, selain kreasi juga bentuk dan penggunaannya. Tujuan luhurnya adalah cinta dan kasih.

” Kita lomba untuk tetap bisa terjaga dari kepunahan, tradisi ini mengajarkan kita pada cinta dan kasih, dibuat dan dianyam sedemikian rupa bahkan diperindah dengan kreasi itu daya cinta, kegiatan Natal ini kita buat untuk bermakna seperti ajakan tema Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga , ” kata Pdt Marthen Sassan Ketua PKB GT Klasis Sillanan.

( * / fred )


Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses