Welem Sambolangi Berbagi Resep Pemimpin Berintegritas di IAKN Toraja


Bagikan:

MAKALE, – Suasana haru menyelimuti kegiatan Bina Akrab dan Kaderasisai mahasiswa IAKN Toraja saat Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, berdiri di depan ratusan pasang mata mahasiswa.

Bukan soal jabatan atau kekuasaan, Welem justru bicara dari hati ke hati tentang sebuah pertanyaan yang barangkali mewakili kegelisahan banyak anak muda: “Mungkinkah jadi pemimpin tanpa uang?”



Pertanyaan jujur dari salah satu peserta itu sempat membuat Welem terdiam sejenak, mengenang kembali perjalanan hidupnya. Dengan suara bergetar, ia mengakui bahwa dirinya bukanlah sosok dengan modal finansial yang banyak.Untuk mau jadi bupati dua tak punya uang banyak.

“Saya sadar tidak punya banyak uang. Tapi saya punya sikap dan integritas. Itulah yang saya tawarkan kepada rakyat sampai akhirnya mereka memberi kepercayaan kepada saya,” ungkap Welem dengan nada haru.

Dalam materi yang dibawakannya pada Sabtu 14 Maret 2026 tersebut, Welem menekankan bahwa etika dan integritas adalah harga mati bagi seorang calon pemimpin. Baginya, kecerdasan tanpa etika hanya akan membuat keberadaan seseorang diragukan, baik dalam pergaulan maupun dalam tanggung jawab pelayanan.

Ia berpesan agar mahasiswa menjadikan karakter Kristiani sebagai bekal utama sebelum terjun ke tengah masyarakat. “Punya etika berarti tahu cara memosisikan diri dan menghargai sesama. Itu modal yang lebih mahal dari uang,” tambahnya.

Presiden Mahasiswa IAKN Toraja, Yulius Ambalinggi, mengaku sangat terkesan dengan kehadiran Bupati Mamasa tersebut. Menurutnya, sosok Welem adalah contoh nyata bagaimana integritas bisa mengantarkan seseorang ke puncak kepemimpinan.

“Kami merasa terhormat. Beliau adalah guru bagi kami tentang cara menjaga martabat dan etika di dunia politik dan pelayanan,” tutur Yulius.

Kegiatan kaderisasi ini sendiri merupakan program rutin kampus untuk mempererat silaturahmi sekaligus membekali mahasiswa dengan wawasan dari para praktisi dan akademisi terkemuka. Kegiatannya berlangsung dari 12- 15 Maret di Lapangan Tampo, Kecamatan Mengkendek dengan ratusan mahasiswa berbagai jurusan angkatan 2025.

( * / fred )


Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses