Bandel , Cafe ‘ Remang – Remang’ Malah Buka Siang, Peringatan Disegel Hanya Pajangan


Bagikan:

MEDIANTANEWS

MAKALE, – Bandel dan abaikan peringatan Pemda, sejumlah cafe yang menyediakan musik dan minuman beralkohol tetap beroperasi meski sudah disegel lantaran tak punya ijin resmi serta ketentuan aturan lainnya.



Modusnya , musik mulai ‘on air’ sore dentumannya menggoda, tamu mulai berdatangan hingga larut, konon pengunjungnya datang dan lebih banyak dari luar, dari daerah kabupaten tetangga. Jadi ironi, aparat terkesan pura- pura tidak tahu, ada apa.

Jangankan malam , siang saja sudah buka , servis remang- remang dengan dentuman house musik dan jenis cadas lainnya warnai sesi pembuka mereka dalam.menarik tamu.

Tengok saja di sejumlah lokasi cafe itu yang berada di pinggiran bilangan poros Makale – Mengkendek hingga Salubarani.

Tak begitu jelas siapa di belakang usaha gelap- gelap ini . Beberapa waktu lalu pemkab dalam operasi gabungan mereka sudah menyegel pintu operasinya, tetapi kini mulai marak lagi berakrifitas.

Kesan berikut, pemkab pun nampak setengah hati, panas – panas tai ayam alias tidak tidak konsisten dan tegas dalam memberlakukan aturan.

Pekerja malam dengan pelayan dari berbagai umur mulai lagi beraktifitas di cafe- cafe itu. Bukanya pun dari siang hi gga malam, papan pengumuman disegel yang dikeluarkan pemkab tak dihiraukan lagi.

” Bukanya malah siang ,sore hingga malam, ” singkat sumber media ini di sekitar lokasi cafe di sekitar , Pa’ Tengko , Mengkendek.

Pemkab sendiri hingga kini brlum berbuat apa-apa. Sengaja tutup mata atau pura – pura tidak tahu. Kesan peringatan segel mereka, diinjak- injak oleh pengelola cafe pun sepertinya dibiarkan.

Pun dengan aparat terkait, mereka sengaja juga tidak tahu dan pura – pura, padahal sebagian besar lokasi cafe ilegal ini berada dekat dari kantor Polsek Mengkendek.

Lalu apakah situasi dan kondisi akan dibiarkan hingga makin marak lagi yang akan buka usaha cafe yang tak punya ijin resmi dan ketentuan yang berlaku sesuai aturannya.

” Kita berharap, sebaiknya segera ditertibkan karena sangat meresahkan, ini ada yang berada disekitar perkampungan warga, berikut potensi kriminal dan kerawanan penyakit sosial , ” harap salah seorang warga tadi.

( tim / redaksi )


Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses