MEDIANTANEWS
MAKALE, – Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan ( DLHK) Tana Toraja Nirus Nikolas, M,Si berharap pengelolaan sampah dimulai dari tingkat rumah tangga. Hasilnya bisa jadi uang atau cuan buat pengelola dan warga.
Bank Sampah Unit di tingkat Kelurahan dan Lembang segera beroperasi. Pendekatan pemberdayaan pun juga bisa digalakkan untuk dapat jadi penghasilan, sampah jadi cuan atau uang itu hebat kata Nirus.
Sampah kalau tidak ditangani itu justru berbahaya tapi ada kesadaran untuk mengelolah itu bisa bermanfaat malah, sebut Nirus lagi.
Pendekatan rumah tangga dan gerakan bersahabat dengan sampah kata dia percontohannya dimulai dilakukan di Kelurahan Ariang, Makale. Bank sampah Induk mulai dioperasikan meski dalam tahap uji coba.
” Puji Tuhan sudah bisa kita evaluasi, yang jelas pola ini sudah efektif, selain sudah ada gerakan kesadaran warga, mengurai sampah hingga pemilihannya sudah terlaksana, pendekatan pengelolaan ini verbasis rumah tangga, dan pola ini dapat menghasilkan uang, ” jelas Nirus Jumat 16 Januari 2026.
Pendekatan kesadaran pengelolaan sampah di tingkat bank sampah unit itu kata Nirus akan membuat tak kewalahan dan mengurangi beban tumpukan sampah TPA .
Maksudnya belum sampai di TPA sampah yang sudah dipilah itu sudah ada yang beli, yang tidak bisa saja diurai yang diteruskan ke TPA.
” Kesadaran bersahabat dengan sampah ini bisa menghasilkan uang, karena pada tingkat bank unit sampah itu sudah ada bisa dijual, ” kata dia lagi.
( * / fred )













