Catatan Setahun Kepemimpinan WS – Hadir Mengukir Asa di Bumi Kondosapata


Bagikan:

MEDIANTANEWS

MAMASA,- Berikut Laporan Perjalanan setahun Welem Sambolangi bupati dan wakilnya – H Sudirman pimpin Mamasa yang dirangkum dari berbagai sumber.



Frederich : Jurnalis MEDIANTANEWS, Mamasa

Di bawah nakhoda Welem Sambolangi dan H. Sudirman (WS-Hadir), Mamasa kini tidak lagi sekadar menatap pegunungan dengan keraguan, melainkan dengan harapan yang kian nyata melalui visi misi Mamase akronim Maju, Mandiri, dan Sejahtera. Sederet asa sudah diraih untuk pemulihan dan percepatan pembangunan di Mamasa ,Bumi Kondosapata.

Catatan dan apresiasi perjalanan kegiatan tahun pertama WS Hadir datang dari Dr Kristian HP Lambe, sosiolog dan pengamat kebijakan publik dosen pasca sarjana UKIP Makassar.

Penulis dan juga peneliti politik ini mengaku kenal dekat dengan sosok Welem Sambolangi pernah sama – sama jadi DPRD Tana Toraja, termasuk saat proses pilkada berlangsung hingga sekarang ia terus mengikuti sepak terjang capaian Welem yang pernah jadi ketua DPRD Tana Toraja tiga kali periode

Menurut Dr Kristian , pemerintahan Welem-Hadir dengan fokus tegas pada pemulihan ekonomi, infrastruktur, dan pembersihan fiskal berhasil menangani warisan berat berupa utang daerah Rp155 miliar serta temuan BPK Rp81 miliar dari 2012–2023.

Hasilnya, lonjakan investasi mencapai realisasi tertinggi di Sulawesi Barat, yakni 184% dari target Rp50 miliar atau Rp91 miliar pada 2025, didorong 10 proyek pembangkit listrik yang memperkuat fondasi ekonomi berkelanjutan.

Di bidang pertanian dan ketahanan pangan, Welem-Hadir meresmikan tahap pertama program pencetakan sawah nasional seluas 300 hektare dari alokasi 1.000 hektare tahun 2025, dengan sisa target rampung 2026 untuk mewujudkan swasembada pangan yang mandiri dan berdaulat.

BPJS gratis, pembangunan jaringan internet, revitalisasi pariwisata, penataan kasasan kota , hingga berbagai pro rakyat lainnya satu persatu mulai dirasakan di era sekarang ini.

Tak kalah mengagumkan, reformasi birokrasi dijalankan secara transparan dan profesional: rencana MoU bersama Kejari Mamasa untuk pemulihan dana audit dari kontraktor serta pensiunan, plus pengangkatan 26 pejabat Eselon II melalui proses merit berbasis terbuka yang melibatkan akademisi dan praktisi. Ini menunjukkan komitmen kuat terhadap tata kelola yang bersih dan akuntabel.

” Saya mengapresiasi sepenuh hati kinerja Welem-Hadir yang telah memimpin Mamasa menuju masa depan cerah. Dukungan penuh untuk tahun-tahun mendatang , lanjutkan inovasi ini agar Mamasa semakin maju, sejahtera, dan menjadi kebanggaan Sulawesi Barat, ” ujar Dr Kristian yanv mengaku tahu dan kenal dekat Welem Sambolangi karena pernah sama- sama di DPRD Tana Toraja

Jadi kejutan terbesar dalam setahun ini adalah keberhasilan diplomasi pembangunan WS-Hadir di tingkat pusat. Tak tanggung-tanggung, kucuran anggaran hampir Rp 1 Triliun mengalir ke Mamasa melalui berbagai pintu sektor.

Anggaran ini bukan sekadar angka di atas kertas APBD ,APBD provinsi dan dari pusat , melainkan wujud nyata dari hadirnya akselerasi Infrastruktur pembangunan serta perbaikan jalan yang kini menjangkau titik-titik krusial melalui pendekatan bantuan pusat yang diperjuangkan Welem selaku bupati dan wakilnya .

Layanan sektor kesehatan nampak menuju titik yang mengembirakan dengan fasilitas yang bakal nyaris paripurna dengan kehadiran fisik Rumah Sakit Tipe C yang megah serta perluasan cakupan BPJS gratis bagi warga.

Soal Ketahanan pangan, rencana pembangunan dedung dan pabrik Bulog senilai ratusan miliar rupiah yang akan jadi harapan untuk bisa menjadi penyangga ekonomi regional.Bahkan tak diduga,bantuan hibah pupuk 40 ton dari perwakilan dan agen PT Pupuk Indonesia wilayah Sulbar saat pertemuannya di kantor bupati, Kamis 19 Pebruari 2026.

Program Pupuk Gratis hadir sebagai oase bagi ribuan petani di lereng-lereng gunung Mamasa. Di sisi lain, keberanian melakukan alih fungsi aset tidak produktif, seperti mengubah Pasar Barrak-Barrak menjadi Pasar Hewan, semua ini bakal menghidupkan kembali denyut ekonomi yang sempat mati suri.

Masalah perkotaan pun tak luput dari perhatian. Penanganan sampah yang lebih sistematis dan revitalisasi pariwisata membuat wajah kota Mamasa kini lebih segar dan kian menarik bagi penyelenggara berbagai kegiatan tingkat provinsi maupun nasional.

Berikut magnet Investasi yang melampaui ekspektasi target. Ketegasan dalam restrukturisasi kelembagaan dan penyegaran birokrasi ternyata membuahkan kepercayaan dari dunia usaha. Hal ini terbukti dari lonjakan nilai investasi yang terbilang jumping langkahi target.

Capaian investasi sebesar Rp 90 miliar ini menjadi sinyal kuat bahwa di bawah WS-Hadir, Mamasa kini menjadi daerah yang ramah bagi pertumbuhan ekonomi dan kepastian usaha.

Mamasa kini tidak hanya sekadar indah di alamnya, tapi mulai berwibawa dalam harapan serta pencapaiannya.

Selamat satu tahun WS – Hadir. Teruslah menapak untuk Mamasa yang Mamase ( Maju , Mandiri dan Sejahtera.

( * / Fred )


Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses