MEDIANTANEWS
MAKALE, – Dirumahkan sejak Januari 2023, empat ratusan lebih tenaga honorer K2 dikabarkan bakal kembali masuk kerja lagi. Meski kesanya masih harap – harap cemas tergantung kemauan dan kebijakan bupati Tana Toraja.
Melalui perjuangan mereka mengadukan nasib ke DPRD harapan mereka bakal terwujud menyusul anggaran gaji mereka dikabarkan sudah tersedia pada RAPBD Perubahan 2023.
Belum disahkan serta masih harus mendapat persetujuan SK dari bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung , harapan tersebut bisa jadi pupus. Lanjut tidaknya para honorer tersebut untuk bekerja sangat ditentukan oleh kebaikan hati Theofilus melalui tanda tangannya untuk menerbitkan SK para honorer tersebut buat kembali bekerja.
Kendek Rante Ketua komisi 3 DPRD mengatakan rancangan anggaran pada di APBD perubahan 2023 sudah ada untuk para honorer setelah melalui perjuangan panjang di DPRD melalui Banggar.
Sebelumnya, Kendek Rante yang juga ketua fraksi Golkar itu mengancam untuk menggalang dukungan fraksi lain untuk menolak RAPBDP 2023 untuk ditetapkan jika harapan para honorer tersebut diabaikan oleh pemerintah daerah.
” Dengar kabarnya sudah disediakan anggarannya tetapi tentu tetap menunggu SK bupati untuk para honorer tersebut untuk bisa bekerja kembali, sikap fraksi Golkar akan menolak APBDP 2023 itu kalau sampai hal itu tidak terwujud, ” katanya kepada wartwan di kantor DPRD Jumat 22 September.
Artinya kepastian lanjut tidaknya para honer tersebut tergantung perjuangan DPRD untuk mengesahkan APBDP 2023 dengan kepastian anggaran untuk honorer benar – benar sudah disediakan oleh pemerintah daerah.
( * / fred )