Sedot Perhatian dan Pusat Pengunjung, TLF III Jadi Ikon Wisata Ahir Tahun di Toraja


Bagikan:

MEDIANTANEWS

RANTEPAO, – Resmi dibuka,Senin malam 22 Desember 2025, Toraja Light Festival ( TLF ) ke III bakal jadi ajang dan ikon wisata ahir tahun di Toraja. Selebrasi open ceremony – nya menakjubkan dan merangkul semua unsur. Dikemas jadi even untuk semua. Tampilan kemasan dan pertunjukannya disebut jadi ikon baru kegiatan wisata ahir tahun di Toraja.

Kegiatan di tahun ketiga dihelat TLF semakin menunjukkan kemajuan , meriah dan jadi pusat perhatian pengunjung yang datang ke Toraja. Sampai pekan depan arena TLF ini bakal diserbu dan dipadati pengunjung.

Di pusatkan di area Tongkonan Sangngulele kantor BPS Gereja Toraja dan halaman gedung gereja Toraja Jemaat Rantepao, TLF tak lagi layaknya festival biasa tetapi sudah kategori even wisata yang menarik dan berpotensi didorong sebagai kalender tetap untuk kepariwisataan Toraja dan bisa mendapat pengakuan dari pemerintah pusat.

TLF benar- benar merubah wajah kota Rantepao jadi X’ mas City ( kota Natal ) yang tak hanya merangkul semua golongan , TLF juga menyuguhkan kreasi, mendongkrak pendapatan pelaku UKM bahkan menjadi pusat perhatian para wisatawan.

Digagas oleh BPS Gereja Toraja dan didukung penuh pemerintah Toraja Utara TLF juga diisi berbagai lomba, pentas seni dan adu bakat lainnya. Puncak lomba yakni penilaian hias dan desain pohon natal yang diikuti para OPD dan intansi vertikal dan swasta juga ada peserta dari luar Toraja.

Ketua BPS Gereja Toraja Pdt Dr Alfred Anggui usai membuka acara mengatakan TLF ini sdalah tempat untuk mrtasakan dan menunjukkan natal sebagai rahmat dan kasih Allah bagi semua.

” Di Tahun ke tiga pelaksanaanya ini mendapat dukungan pemerintah Toraja Utara dan ini lebih semarak, ini juga sebagai pertunjukkan bahwa Natal itu adalah rahmat kasih Allah bagi semua, ” jelas Pdt Dr Alfred

Bupati Tana Torajz yang hadir dan memberikan sambutan kepada media ia mengaku kegiatan yang merupakan kolaborasi bersama sungguh luar biasa, tak hanya sebagai momen perayaan dan penyambutan natal tetapi juga merangkul semua unsur untuk terlibat dan lebih dari itu efeknya untuk pertumbunhan pendapatan para pelaku UMKM dan kian membangkitkan kepariwisataan.

Arianus salah seorang pengunjung yang datanv bersama keluarga di arena pembukaan TLF mengaku takjub dan kagum dengan pelaksanaan even ini.

” Ini jadi titik kumpul bersama, kita bisa bertemua dengan semua, natal dan liburan terasa sekali disini, kami dari rantau datang dan merasakan sukacita disini, berharap TLF ini kalender tetap wisata ahir tahun di Toraja , kegiatannya lebih ditingkatkan termasuk waktunya, ” harapnya.

( * / fred )


Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses