DLH Mamasa Studi Tiru Pengelolaan Sampah Berbasis Pemberdayaan di Pare – Pare


Bagikan:

MEDIANTANEWS

MAMASA- Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan ( DLHK ) Pemkab Mamasa lakukan studi tiru pengelolaan sampah moderen di kota Pare-Pare , Sulsel.Ikut dalam kegiatan itu, beberapa perwakilan warga dari sekitar lokasi TPA di Mamasa. Kunjungan itu bertujuam untuk melihat pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan yang tak berdampak sekaligus dapat menjadi sumber pendapatan warga.



Rombongan yang dipimpin langsung Kadis DLHK Hery Kurniawan dikuti pula oleh H Sudirman wakil bupati Mamasa, Kades Salurano dan Sekdes Mala’bo. Perwakilan warga itu dari Desa Malabo dan Salurano dimana lokasi TPA berada di Mamasa. Mereka berkunjung ke TPA Aloppoe dan Lakessi lokasi pengolaan sampah yang mengurangi , menggunakan kembali bahkan mendaur ulang sampah, serta pelibatan wsrga untuk dapat hasil dari penjualan dan penggunaannya hasilnya.

Tujuannya unyuk melihat pengelplaan sampah berbasis sanitary, landfill dan pengelolaan sampah reduce, Reuse recycle. Cara dan menganisme pengelolaan yang tak berdampak bagi lingkungan dan bisa menghasilkan pendapatan dan kesejahteraan.

H.Sudirman Wakil bupati Mamasa di sela- sela kunjungan itu menyatakan jika apa yang mereka saksikan di lokasi TPA Aloppoe dan Lakessi ( TPS 3 R ) akan menjadi pengetahuan berharga dan meyakinkan jika sampah itu tak perlu ditakuti justru malah bisa menghasilkan. Ditangani dengan baik dengan peralatan dan sistim moderen sampah tak akan berdampak baik bagi lingkungan maupun kesehatan.

Ia berharap dengan kunjungan itu apa yang ditakuti dari sampah dapat dipahami dan jika bisa dikelolah dengan baik dampaknya bagi kesehatan dan lingkungan dapat diatasi dan malah bisa menjadi sumber pendapatan.

” Sampah bukan jadi persoalan tapi dapat menjadi sumber pendapatan, kami studi tiru disini dan sudah melihat tak seperti yang diisukan di Mamasa, tempat ini tidak dampak justru menjadi sumber kehidupan , disini kita melihat langsung keadaan dan tidak menimbulkan penyakit, apa kita lihat akan kita tetapkan di Mamasa, ” jelas Sudirman.

Kadis DLHK Hery Kurniawan menambahkan kegiatan itu yang juga diikuti oleh kades mereka menjadi pengetahuan dan informasi bagaimana pengelaan sampah yang tak punya dampak. Pemkab Mamasa untuk menyediakan peralatan serta sistim pembuangan hingga pengelolaan sampah yang tak berdampak malah bisa diharapkan menjadi sumber pendapatan warga dan daerah

” Ini hasil studi tiru akan menjadi bahan kita bersama untuk bisa kita terapkan, dukungan peralatan pengelolaan sampah ada di TPA kita akan menjadi solusi positif untuk menjadi sampah menjadi
Di sumber pendapatan , ” jelas Hery Kamis 18 Desember 2025.

( * / fred )


Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses