Gebrak Tradisi ! , PSI di Bawah Kendali Wandy Sethyanigara Siap Warnai Peta Politik Toraja


Bagikan:

MEDIANTANEWS

MAKALE, – Etalase dan peta perpolitikan di Bumi Lakipadada diprediksi akan mengalami pergeseran signifikan menjelang kontestasi politik mendatang. Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang selama ini dianggap sebagai kekuatan alternatif, kini mulai dan bakal menunjukkan taringnya. Bagaimana peluang dan tantangannya, berikut laporannya.



‘Kokpit dan kabin baru PSI di Tana Toraja berubah , Wandy Setyanigara bersama partai berlogo gajah ini siap mendobrak tradisi politik lama dan menghadirkan warna baru dalam dinamika politik di Toraja. Gerakan dengan solidaritas untuk perubahan mencuat ditangan pemimpin muda partai politik. Menggebrak tradisi dalam kancah politik untuk peluang bersama tanpa sekat jadi langkah dan strateginya.

Memutus rantai Politik Konvensional jadi target utama visi dan misi nya jadi sebagai sosok muda dalam kancah politik lokal. Menyasar potensi dan membangun jejaring.

Langkah Wandy Setyanigara selaku ketua umum DPD Tana Toraja dalam memimpin PSI Toraja dipandang banyak pihak sebagai upaya konsolidasi yang menyegarkan terhadap struktur politik yang selama ini didominasi oleh wajah-wajah lama dan pola-pola konvensional.

Dengan membawa semangat anak muda dan super terbuka, Wandy dan partai ini akan merangkul segmen pemilih yang selama ini merasa tidak terwakili oleh partai-partai mapan.

” Kami tidak mau sekedar ikut dan daftar jadi kader , bukan sekedar mau jadi peserta pemilu , PSI hadir dengan tawaran dan penggalangan potensi , ide pikiran , kita mau tampil dengan cara baru, berpolitik yang merangkul santun , penuh kegembiraan dan tentu punya target, datang hanya untuk meramaikan daftar partai peserta. PSI hadir untuk menawarkan substansi, kejujuran, dan cara-cara baru dalam berpolitik di Toraja,” ujar Wandy di sela- sela acara Rakorwil dan Rakernas PSI baru- baru ini di Makassar .

Strategi “Out of the Box” dan Kehadiran Wandy membawa angin segar melalui strategi politik yang akan dibangun secara lebih luwes dan berbasis pada isu-isu riil di masyarakat, mulai dari pemberdayaan ekonomi kreatif, pariwisata berkelanjutan, hingga transparansi kebijakan publik yang inklusif .

Beberapa penggiat dan aktifis politik di Tana,Toraja menilai bahwa PSI di bawah kendali Wandy memiliki potensi besar untuk menjadi dan menghadirkan arena baru untuk perubahan .

Tradisi politik di Toraja sangat kuat dengan pengaruh ketokohan dan kekerabatan. Namun, Wandy dengan PSI-nya mencoba menawarkan narasi baru yang lebih segar, yaitu politik berbasis kinerja dan integritas, demikian salah seorang sumber media ini.

Target panjang partai ini untuk even politik pileg dan pilkada awal- awal ternyata sudah disiapkan serta mulai dirancang. Kesiapan PSI Toraja tidak mau tanggung dan tak main-main. Strategi berbasis multi jejring sosial bakal dimaksimalkan.

Konsolidasi internal kabarnya terus dan sementara digeber hingga ke tingkat akar rumput (Lembang/Kelurahan). Berbagai model role jejaring telah dipersiapkan

Penjaringan kader-kader potensial yang memiliki visi yang sama dengan partai juga menjadi prioritas utama Wandy selaku ketua umum.

Targetnya jelas, meraih kursi signifikan di parlemen daerah dan memberikan pengaruh nyata dalam penentuan pemimpin dan arah kebijakan oemerintahan serta pembangunan Tana Toraja ke depan.

Dengan basis massa milenial dan beraliran Gen Z akan target yang akan ditumbuh kembangkan , PSI yakin mampu mencuri perhatian dan suara di lumbung-lumbung suara tradisional bahkan kantong pemilih lainnya hingga tembus ke pelosok .

Untuk menjadi warna baru bagi pentas dan panggung demokrasi di Tana Toraja, langkah berani Wandy Setyanigara ini tentu memberikan tantangan bagi partai-partai besar.

Namun bagi masyarakat Tana Toraja, ini adalah kabar baik dan sejuk bagi demokrasi. Munculnya kekuatan baru yang berani bakal jadi pertarungan untuk mendobrak tradisi dan itu berarti adanya kompetisi ide dan gagasan yang lebih kompetitif demi kemajuan daerah.

Pesan dan rekomendasi rakorwil dan da rakernas yang baru saja mereka ikuti di Makassar telah dikantongi untuk dieksekusi di Tana Toraja. Basis dan pendekatan kearifan lokal tetap menjadi pendekatan dan modal untuk menjadi rujukan dalam.merancang program serta kegiatan konsolidasi yang sementara dilaksanakan.

Akankah PSI di bawah kepemimpinan Wandy Setyanigara mampu mengubah peta politik Toraja secara drastis dan elegan Kita tunggu pembuktiannya di bilik suara nanti.

( Redaksi )


Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses