Berita  

Besok Setahun WS-Hadir: Menenun Harapan, Mewujudkan MAMASE di Jantung Kondosapata


Bagikan:

MEDIANTANEWS

MAMASA, – Besok , 20 Pebruari 2026 setahun sudah duet kepemimpinan bupati Welem Sambolangi dan wakilnya H. Sudirman (WS-Hadir) menahkodai Kabupaten Mamasa.



Dalam rentang waktu yang relatif singkat, visi besar menuju Mamasa yang Maju, Mandiri, dan Sejahtera atau yang akrab disapa Mamase, bukan lagi sekadar slogan di atas kertas, melainkan mulai dirasakan denyutnya oleh masyarakat dari pelosok desa hingga kota.

Menapakkan kaki di tahun pertama, pasangan WS-Hadir membawa angin segar pemulihan ekonomi dan penataan birokrasi yang lebih humanis namun akseleratif.

Guyuran Anggaran Hampir 1 Triliun jadi bukti diplomasi kuat ke pusat. Salah satu torehan paling meyakinkan publik adalah kemampuan lobi dan sinergi pemerintah daerah dengan pusat.

” Kurang lebih hampir Rp 1 Triliun anggaran berhasil dikucurkan ke Kabupaten Mamasa melalui berbagai sektor sepanjang satu tahun terakhir , puji Tuhan setahun kita bersama rakyat di Mamasa, mohon doa dan dukungan , ayo semua kita bersama bangun Mamasa, ” pesan Welem saat ditemui , Rabu 18 Pebruari 2026.

Anggaran fantastis ini menjadi katalisator utama dalam percepatan pemulihan daerah pasca-pandemi dan krisis fiskal sebelumnya.

Pembangunan infrastruktur jalan, baik melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun bantuan instruksi presiden (Inpres) jalan daerah, mulai membuka isolasi wilayah yang selama ini menjadi keluhan warga. Bantuan bibit, akses internet, hingga alsintan dan beberapa lagi.

Dari pupuk gratis hingga jaminan Kesehatan jadi program unggulan tahun pertama kepemimpinan Welem- H Sudirman . Kebijakan yang paling menyentuh akar rumput adalah program pupuk gratis dan kemudahan pelayanan melalui BPJS gratis.

Mengingat mayoritas penduduk Mamasa adalah petani, ketersediaan pupuk yang terjamin menjadi bukti nyata bahwa WS-Hadir hadir di tengah kesulitan rakyat.

Di sektor kesehatan, penguatan jaminan kesehatan melalui BPJS bagi warga kurang mampu terus ditingkatkan. Welem saban hari , menyasar pelosok merekam keluhan warganya.

Kehadiran fisik pembangunan Rumah Sakit Tipe C menjadi kado istimewa bagi warga Mamasa agar tak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke luar daerah untuk mendapatkan perawatan medis yang layak.

Penataan birokrasi juga menjadi fokus utama diawal . Reformasi mentalitas pelayan publik dilakukan melalui revitalisasi birokrasi yang lebih ramping dan efisien. Hal ini bertujuan agar program kerja tepat sasaran dan minim hambatan administratif.

Kabar yang paling mengesankan publik adalah rencana pembangunan Gedung Bulog tadi selain bernilai ratusan miliar rupiah, proyek strategis ini diprediksi akan menjadi benteng ketahanan pangan di wilayah pegunungan Sulawesi Barat ini, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru bagi putra-putri daerah.

Visi misi Mamasa menuju Mamase ( Maju, Mandiri, dan Sejahtera )mulai menunjukkan wajah aslinya. Kemajuan infrastruktur, kemandirian pangan melalui dukungan sektor pertanian, serta kesejahteraan yang didorong oleh jaminan kesehatan dan sosial, menjadi pondasi kuat yang diletakkan WS-Hadir.

“Setahun ini adalah tentang menanam kepercayaan. Dengan anggaran yang masuk dan program yang langsung menyentuh rakyat, kita optimis Mamasa sedang berjalan menuju masa keemasan yang lebih manusiawi,” ungkap salah satu tokoh masyarakat di Mamasa.

Bagi publik Mamasa, pencapaian di tahun pertama ini bukan sekadar angka-angka statistik, melainkan ‘tanda-tanda zaman’ bahwa daerah berjuluk Bumi Kondosapata ini sedang bersiap untuk melompat lebih tinggi.

( * / fred )


Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses