MEDIANTANEWS
MAKALE, – Tokoh adat Toraja , Puang Eric Cristal Ranteallo mengingatkan dua penyelenggara pemilu KPU dan Bawaslu Tana Toraja untuk menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dan benar.
Puang Cristal menyatakan keprihatinannya setelah mengetahui ada yang dipenjara gegara jadi caleg. Kata dia , mestinya itu tidak boleh terjadi. Karena politik ada yang masuk penjara, sangat ironis dan patut dipertanyakan bisa- bisanya makan korban , tugas dan fungsi KPU dan Bawaslu sepertinya tidak jalan dengan baik dan betul, katanya
Memasuki proses tahapan pilkada, kepada penyelenggara ia berharap agar bekerja dengan baik dan benar. Ia menegaskan untuk menjaga dan mengawal demokrasi dengan falsafah dan budaya Toraja.
Pesan leluhur ‘Balok Tu Sipakilala, Sitaratte, Siangga sia Sipakaboro ‘ ( saling mengingatkan, saling menghargai dan menghormati saling menyayangi) agar diterapkan. Jangan terkesan menerapkan aturan aturan dengan mengabaikan kearifan lokal Toraja.
” Jadi caleg , karena politik kita masuk penjara, aduh ada apa , tolong penyelenggara mengawal dan menjaga pesta demokrasi agar menerapkan pesan leluhur serta pendekatan adat budaya Toraja, jangan asal bertindak, kasian kalau adalagi korban, tetap kita hormati hukum, salah harus ditindak sesuai aturan, tapi jauh lebih baik kalau upaya cegah itu diterapkan ,” tegasnya , Sabtu 2 Maret 2024 kepada media ini.
Kalau hanya bisa untuk memberikan sangsi saja, sebaiknya mundur jadi penyelenggara. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak segan- segan meminta para tokoh dan dewan adat untuk meminta dukungan dan mengadukan ke meja Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, kalau dianggap salah dalam menjalankan tugas.
Sebelumnya diberitakan ada caleg dari PSI dijatuhi hukuman penjara 14 bulan gegara pemalsuan berkas pendaftarannya ke KPU pada pemilu 14 Pebruari 2024 lalu. Yang menurutnya kasus mestinya itu tidak boleh terjadi jika pihak penyelenggara menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.
Juga bagi pimpinan parpol jangan rekrut orang saja untuk menjalankan tugas- tugas partai. Jangan hanya karena kemampuan tetapi moral dan sikapnya tidak baik.
” ini pengalaman dan pelajaran kedepan, jangan asal tunjuk asal pilih saja , tolong kedepan hal itu juga diperhatikan , kalau mencuri , membunuh , korupsi dan kriminal lainnya orang dipenjara itu biasa, kalau politik jadi caleg ada yang dipenjara, itu berarti kita sedang tidak baik- baik, kita gagal berdemokrasi, ” harapnya
( * / fred )