MEDIANTANEWS
MAKALE,– Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Tana Toraja Tahun 2025 resmi diterima oleh DPRD dengan sejumlah rekomendasi strategis. Kinerja bupati dan perangkatnya selama tahun 2025 mendapat aoresiasi positif dari pansus dengan capaian yang signifikan.
Salah satu poin krusial yang mencuat dan mendapat dukungan penuh dari Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg, adalah pembentukan Satgas Masero guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pembentukan satuan tugas ini merupakan rekomendasi Pansus LKPj untuk melakukan pendampingan, pengawasan, serta penggalian potensi sektor pendapatan daerah yang selama ini dinilai belum maksimal.
Dalam sambutannya, Bupati Zadrak Tombeg menyampaikan apresiasi tinggi atas kinerja Pansus. Ia menegaskan bahwa catatan dan koreksi yang diberikan merupakan wujud kemitraan yang sehat demi kemajuan daerah.
“Rekomendasi ini adalah bentuk pengawasan dan kemitraan yang sehat. Semua catatan, saran, dan koreksi akan menjadi bahan evaluasi kinerja pemerintahan ke depan. Terima kasih atas saran pembentukan Satgas Masero, ini akan segera kita tindak lanjuti,” ujar Zadrak dalam rapat paripurna, Rabu (13/5/2026).
Langkah pembentukan Satgas Masero ini bertujuan untuk menekan angka kebocoran di berbagai kantong pendapatan daerah. Nama “Masero” sendiri dipilih agar selaras dengan tagline visi-misi Bupati Tana Toraja 2025-2030, yakni “Tana Toraja Masero”.
Ketua Pansus LKPj, Yusuf Pangaroan, mengungkapkan bahwa selain memberikan evaluasi terhadap kinerja jajaran Pemkab, Pansus juga mendorong langkah-langkah inovatif.
“Kita apresiasi capaian Pemkab yang cukup menggembirakan. Namun, ada rekomendasi strategis soal optimalisasi PAD melalui Satgas Masero. Tadi sudah direspon positif oleh Bupati, kita tinggal tunggu teknis pelaksanaannya sebagai rujukan peningkatan PAD dan pengawasan ketat terhadap kebocoran,terimah kasih untuk semua pihak, pendamping pansus atas dukungannya hingga selesainya tugas pansus ini, ” kata legislator Partai Nasdem tersebut.
Senada dengan itu, anggota DPRD Semuel Eban menekankan pentingnya satgas ini mengingat data kebocoran PAD yang ditengarai masih cukup tinggi. Menurutnya, di tengah minimnya dana transfer dari pusat, optimalisasi PAD menjadi tumpuan utama pembangunan daerah.
“Satgas PAD ini penting karena kebocoran sangat tinggi. Perlu diawasi dengan inovasi, dan satgas adalah solusi tepat saat ini,” tegas Semuel Eban yang juga dari fraksi Nasdem .
Eban menambahkan rekomendasi lain dari pansus jangan jadi tumpukan yang tidak mendapat perhatian, dewan akan tetap melakukan evaluasi dab harapan meritokrasi birokrasi agat tetap dijalankab, inovasi dan kreasi kebijakan pemkab akan jadi kebutuhan buat perbaikan dan mutu pelayanan tata kelolah dan pelayanan pemerintahan kedepan.
Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Tana Toraja, Kendek Rante, didampingi Wakil Ketua Evivana Rombedatu dan Leonardus Tallupadang, serta dihadiri oleh pimpinan OPD dan pejabat dilingkup Pemkab Tana Toraja.
( * / fred )













