MEDIANTANEWS
JAKARTA,— Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling Lumbaa (YSK) ‘ Oppo’ kembali terpilih sebagai Ketua Umum Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) periode 2026–2031.
Gubernur Sulawesi Utara tersebut terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Besar (Mubes) V PMTI yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, Sabtu (10/10/2026).
Sebagai Ketum terpilih, YSK sekaligus ditunjuk sebagai formatur tunggal guna menyusun struktur kepengurusan baru.
Seiring penetapan tersebut, dinamika internal organisasi mulai memanas dengan mencuatnya kabar bakal tergesernya Sekretaris Jenderal (Sekjen) periode sebelumnya, Dating Palembangan. Kursi Sekjen diperkirakan akan diisi oleh wajah baru.
Beberapa nama yang santer dibicarakan sebagai bakal calon Sekjen di antaranya David Payung, Dr. Kristian H.P. Lambe, Daniel Masiku, Dewi Sartika Pasande serta beberapa nama lainnya. .
“Posisi Sekjen kemungkinan berganti, namun bisa saja oppo (kembali/bertahan). Masalahnya, kewenangan mutlak pengisian struktur kepengurusan ada di tangan Ketum terpilih,” ungkap seorang sumber internal yang enggan disebutkan namanya, Minggu (11/10/2026).
Selain pembenahan struktur, Mubes V PMTI juga menghasilkan rekomendasi penting terkait arah program kerja.
Wacana yang berkembang di luar arena mubes mendorong PMTI agar tidak lagi sekadar menjadi paguyuban di persimpangan jalan—apakah tetap nyaman sebagai ruang nostalgia dan paguyuban kultural yang kaku, atau melompat maju menjadi kurator masa depan Toraja yang inklusif.
Formulasi kepengurusan mendatang diharapkan memberi kesan terbuka serta merangkul seluruh potensi diaspora Toraja secara proporsional.
Struktur organisasi di bawah komando YSK hendaknya mencerminkan wajah Toraja yang sesungguhnya: tidak didominasi oleh kelompok tertentu, baik dari Toraja Utara maupun Tana Toraja, melainkan tetap seimbang dengan melibatkan kelompok etnis Toraja lainnya.
(*/fred)













