MEDIANTANEWS.COM
MAKASSAR , — Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pengprov PERTINA) Sulawesi Selatan menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh pelaksanaan Kejuaraan Tinju di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, yang dijadwalkan berlangsung pada 14–19 September 2026 mendatang.
Dukungan konkret yang diberikan meliputi penugasan perangkat pertandingan berlisensi sesuai kebutuhan panitia lokal serta peminjaman sarana utama berupa satu unit ring tinju berstandar resmi. Fasilitas ring tinju standar tersebut tergolong sarana yang masih jarang dimiliki oleh kepengurusan PERTINA di tingkat kabupaten maupun provinsi.
0
Sekretaris Pengprov PERTINA Sulsel, Sri Syahril, menegaskan bahwa Sulawesi Barat merupakan daerah penunjang yang memiliki keterikatan historis dengan Sulawesi Selatan. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen mendampingi Pengprov PERTINA Sulbar dan Pengkab PERTINA Mamasa agar pelaksanaan kejuaraan berjalan optimal.
“Kami siap membantu agar pelaksanaan kejuaraan ini berjalan lancar, sukses, dan melahirkan atlet potensial,” ujar Sri Syahril di Makassar.
Sri, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Bidang Humas Pengurus Pusat (PP) PERTINA, menjelaskan bahwa kejuaraan ini berfungsi sebagai wadah penjaringan bakat atlet di daerah. Selain itu, event ini diproyeksikan sebagai ajang persiapan berjenjang menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulbar 2026, Pra-PON NTB-NTT 2027, hingga PON 2028.
Untuk mematangkan teknis pelaksanaan, komunikasi intensif terus dilakukan bersama Sekretaris Pengprov PERTINA Sulbar Hasrat Lukman dan Ketua Pengkab PERTINA Mamasa Kornelius Charles.
Dukungan senada disampaikan Ketua Pengprov PERTINA Sulsel sekaligus Wakil Ketua Umum PP PERTINA, Harpen Reza Ali, SE. Pria yang juga putra tokoh olahraga nasional A. Reza Ali ini mengapresiasi kebijakan Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, SE, MM, yang dinilai konsisten memberikan ruang pengembangan minat dan bakat olahraga bagi generasi muda.
“Langkah Bupati Mamasa ini merupakan terobosan penting dalam membentuk karakter, disiplin, dan mental juara generasi muda. Ini menjadi fondasi awal lahirnya petinju berprestasi dari Mamasa untuk kancah nasional,” pungkas Harpen.
( Rls / Fred )













