iklan-hut-medianta

iklan-hut-medianta

iklan-hut-medianta
Berita  

Optimalkan Aset Gereja Toraja, Muncul Wacana Pengoperasian Wisma Tikala Jadi YPKT Center


Bagikan:

MEDIANTANEWS

RANTEPAO — Sebuah gagasan baru muncul untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja di Barana, Rantepao.




Wisma Tikala, yang selama ini dikelola SMA Kristen Barana, digagas untuk dialihfungsikan menjadi pusat aktivitas terpadu bernama YPKT Center agar lebih produktif dan fungsional. Sarana berkonsep fasilitas yang terintegrasi itu juga sekaligus pusat Litbang YPKT untuk urusan pendidikan dari tingkat TK hingga SMA milik Gereja Toraja

Wacana alih fungsi tersebut mengemuka saat Ketua Yayasan Perguruan Kristen Toraja (YPKT), Isak Pasulu, meninjau lokasi Wisma Tikala pada Kamis (1/10/2026). Dalam peninjauan tersebut, Isak didampingi jajaran pengurus YPKT—antara lain Pdt. Okywenty Kombong dan Yusuf Pangaroan—serta Kepala SMA Kristen Barana, Marthen Kala’ Lembang, S.Th., M.Pd.

Awalnya, peninjauan hanya bertujuan membenahi salah satu ruangan untuk dijadikan sekretariat atau kantor YPKT. Namun, dalam diskusi di lapangan, muncul ide strategis untuk mengembangkan kawasan tersebut menjadi YPKT Center.

Berdasarkan wacana awal, konsep bangunan akan tetap mempertahankan fungsi penginapan, tetapi ditunjang fasilitas tambahan seperti ruang pertemuan berbasis teknologi , dan pelatihan, kafe, hingga area supermarket.

“Ini baru sebatas rencana awal. Kami akan menyiapkan desain dan rencana anggarannya terlebih dahulu untuk kemudian dibawa dan dibahas dalam rapat kerja BPS mendatang,” jelas Isak Pasulu.

Kepala SMA Kristen Barana, Marthen Kala’Lembang , menyambut baik wacana memberdayakan aset secara lebih luas. Menurutnya, jika gagasan ini terealisasi dan dikelola secara profesional, fasilitas tersebut dapat memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus menjadi sarana penunjang akomodasi bagi para orang tua siswa dan tamu lembaga.

“Ide ini sangat baik untuk optimalisasi aset. Jika dikelola dengan baik, tentu akan bernilai ekonomis dan memberi manfaat nyata, salah satunya sebagai fasilitas penginapan pilihan bagi orang tua murid yang datang berkunjung dan tamu lainnya, “ tutur Marthen.

( * / fred )


Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses