MEDIANTANEWS
MAKALE, – Di tengah hamparan sawah To’ Lengke, Lembang Rantedada, Kecamatan Mengkendek suasana Sabtu, 16 Mei 2026, tampak berbeda. Sentuhan menebar kail mnenjala silaturahmi jadi terasa.
Ratusan pemancing dari berbagai daerah Sulawesi Selatan dan Barat berkumpul, bukan sekadar melempar kail, melainkan merajut silaturahmi dalam gelaran Big Tournament yang diinisiasi oleh sosok legislator vokal, Yuniana Mulyana.
Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi Demokrat ini secara resmi membuka Manggala Trans – DMS Fishing Tournament. Bagi Yuniana, acara ini bukan sekadar ajang olahraga rekreasi atau perebutan trofi semata. Lebih jauh, ia melihat kail-kail yang dilempar sebagai simbol tarikan ekonomi bagi masyarakat lokal.
“Ini adalah wadah membina silaturahmi dan sportivitas. Namun yang tidak kalah penting, even ini adalah panggung untuk memperkenalkan potensi daerah kita dan membangkitkan UMKM lokal. Kita ingin ekonomi warga bergerak melalui kegiatan kreatif seperti ini,” ujar Yuniana Mulyana di sela-sela acara.
Legislator asal Dapil X (Tana Toraja dan Toraja Utara) ini juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mitra, khususnya Manggala Trans, yang telah bersinergi mewujudkan kompetisi berskala besar ini.
Lokasi lomba yang memanfaatkan area kolam sawah di Kecamatan Mengkendek ini mendadak menjadi magnet. Ratusan peserta yang datang membawa dampak instan bagi warung-warung kecil dan pedagang di sekitar lokasi.
Kepala Lembang Rantedada, Abdul Asis, S.Pd., M.Pd., menyebut langkah Yuniana Mulyana sebagai wujud perhatian konkret seorang wakil rakyat.
“Ini adalah aksi nyata. Wilayah kami jadi lebih dikenal, dan potensi lokal yang ada bisa terekspos luas. Mewakili pemerintah dan warga, kami berterima kasih karena manfaat ekonomi dan promosinya sangat luar biasa,” ungkap Abdul Asis dengan nada bangga.
Antusiasme peserta yang membludak membuat pihak sponsor optimis. Yohanis Kiding Pongsumben, mewakili direksi sekaligus pendiri PO Manggala Trans, menyatakan kekagumannya atas kolaborasi yang terjalin.
“Melihat sambutan hangat pemerintah dan warga, serta antusiasme peserta yang jauh-jauh datang dari luar kabupaten, menjadi harapan besar bagi kami untuk kembali menggelar even serupa di masa mendatang,” tutur Yohanis.
Turnamen ini tidak hanya memperebutkan hadiah utama dan trofi bergengsi, tetapi juga bertabur doorprize yang menambah kemeriahan. Melalui tangan dingin Yuniana Mulyana, kegiatan mancing kini naik kelas menjadi instrumen penggerak roda ekonomi kreatif di Tana Toraja.
(* / fred )













