MEDIANTANEWS
MAMASA,— Pemerintah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menunjukkan kemajuan signifikan dalam kesiapannya berkompetisi pada ajang penilaian Adipura 2026.
Setelah berhasil lepas dari status penilaian rendah pada masa lalu, Kabupaten Mamasa kini resmi masuk sebagai salah satu daerah nominasi peraih penghargaan di bidang kebersihan dan pengelolaan lingkungan tersebut.
Sebagai bentuk konsolidasi, Pemkab Mamasa menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Pemantauan dan Penilaian Adipura di Ruang Pola Kantor Bupati Mamasa, Senin (5/10/2026). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Penjabat Bupati Mamasa Welem Sambolangi, didampingi Sekretaris Daerah H. Moh. Syukur dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mamasa Ir. Hery Kurniawan.
Fokus utama rapat koordinasi ini adalah mempercepat strategi penanganan kebersihan serta penciptaan lingkungan asri di seluruh lini kawasan urban dan pemukiman.
Pertemuan strategis ini dihadiri oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para kepala desa, Lurah, serta unsur Forkopimda, termasuk Kapolres Mamasa AKBP Ariantony Utama Bangalino, S.H., S.I.K.
Kepala DLH Kabupaten Mamasa, Hery Kurniawan, menjelaskan bahwa percepatan persiapan langsung digencarkan begitu Mamasa dipastikan masuk dalam daftar nominasi daerah yang berhak dinilai.
Menurut Hery, keberhasilan Mamasa bangkit dan lolos ke tahap penilaian Adipura tidak terlepas dari komitmen kuat pimpinan daerah dalam membenahi tata kelola kebersihan, mulai dari penanganan sampah berbasis sumber hingga penataan ruang publik.
“Keberhasilan menembus tahapan penilaian ini merupakan buah dari komitmen Penjabat Bupati Mamasa beserta seluruh jajaran. Penanganan sampah berbasis lingkungan dan pendekatan terpadu terus dipacu. Meskipun masih ada sejumlah persyaratan administrasi dan teknis yang harus dilengkapi, hal itu tidak menyurutkan posisi Mamasa dalam nominasi penilaian,” ujar Hery saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan, semangat kolektif lintas sektor ini bukan semata-mata untuk mengejar piala penghargaan, melainkan momentum memulihkan lingkungan Mamasa agar kembali asri, bersih, dan sehat. Hal tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah Mamasa Mamase (Maju, Mandiri, dan Sejahtera).
“Cita-cita mewujudkan daerah yang bersih dan sehat ini hanya dapat diraih melalui sinergi serta dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat,” tutur Hery mengakhiri.
(*/fred)













