MEDIANTANEWS
MAKASSAR — Langkah Kabupaten Toraja Utara membenahi persoalan lingkungan mendapat angin segar. Daerah destinasi wisata di Sulawesi Selatan ini resmi terpilih sebagai salah satu penerima Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) senilai Rp102 miliar dari Pemerintah Pusat.
Kucuran dana segar ini difokuskan untuk memperkuat pelayanan publik, terutama penyediaan infrastruktur pengelolaan sampah terpadu.
Penyerahan program berlangsung secara simbolis di Makassar, Selasa (6/10/2026). Toraja Utara berhasil menyisihkan ratusan daerah lain dalam proses seleksi yang terbilang ketat.
Dari sekitar 600 daerah yang mengajukan proposal di tahap awal, tersaring menjadi 60, lalu 45, hingga akhirnya ditetapkan 30 kabupaten/kota penerima program di tingkat nasional. Di Sulawesi Selatan, hanya Toraja Utara dan Luwu Timur yang berhasil lolos.
Rencananya, program LSDP di Toraja Utara bakal bergulir secara bertahap mulai 2027 hingga 2030.
Bupati Toraja Utara mengungkapkan, keberhasilan ini berkat kerja keras lintas sektor dalam menyusun dokumen hingga memenuhi seluruh kriteria seleksi. Namun, ia mengingatkan bahwa lolos seleksi baru langkah awal dari komitmen yang jauh lebih besar.
“Program ini kepercayaan yang harus dijawab dengan kerja nyata. Perangkat daerah dan seluruh pemangku kepentingan harus bekerja maksimal, cermat, dan bertanggung jawab agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Bupati.
Ia menekankan pentingnya menjaga transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi anggaran selama pelaksanaan program agar tepat sasaran serta patuh pada regulasi.
Penyerahan program tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Toraja Utara Priyanto Soma, Inspektur Daerah, Kepala Bapperida, serta jajaran Kepala Dinas terkait mulai dari Pendidikan, Perkimtan, hingga Lingkungan Hidup. Kehadiran jajaran pimpinan ini menegaskan komitmen kolaborasi antardinas sejak tahap perencanaan.
Bagi Toraja Utara, kucuran dana Rp102 miliar ini bukan sekadar bantuan pembiayaan, melainkan pemantik perbaikan tata kelola sampah yang berkelanjutan. Pemerintah daerah kini bersiap mematangkan seluruh tahapan teknis agar dampak positifnya segera menyapa warga.
(* / fred )













