MEDIANTANEWS
MAKALE, — Angin hangat nan sejuk Bonggakaradeng menjadi saksi ketika harmoni adat dan iman berpadu di pelataran Tongkonan Batu Bena, Lembang Buakayu. Hari itu, Sabtu , 25 April 2025, bukan sekadar perayaan biasa, melainkan sebuah simfoni syukur atas bersatunya dua hati: Wandy Setyanigara dan Kenny Dio Bandaso.
Suasana khidmat menyelimuti seluruh prosesi. Di tengah rimbunnya rumpun keluarga, tradisi Ma’papole Barasang—bagian sakral dari adat pernikahan Toraja—digelar dengan penuh makna. Ritual ini menjadi jembatan rasa syukur keluarga besar, sebuah persembahan tulus karena seluruh rangkaian ibadah dan prosesi adat telah berjalan dengan restu semesta.

Jadi saksi abadi ceremoni berbalut adat kebiasaan setempat, sejumlah tokoh dan undangan penting hadir, termasuk Dr Erny Yetti Tombeg Ketua TP PKK Tana Toraja.
Wandy Setyanigara, yang dikenal luas sebagai Ketua PSI Tana Toraja, tampak tak henti menebar senyum syukur. Baginya, momen di Buakayu ini adalah titik temu antara doa keluarga di kampung halaman dan perjalanan hidup barunya.
“Mewakili keluarga besar, saya menyampaikan rasa hormat dan apresiasi terdalam atas segala dukungan yang diberikan. Terima kasih karena telah melangkah bersama kami hingga seluruh prosesi pernikahan ini bisa terselenggara dengan baik,” ungkap Wandy dengan nada rendah hati di hadapan para kerabat dan handai taulan.
Lebih dari sekadar seremoni, Wandy juga menyampaikan permohonan maaf jika dalam jamuan dan penyambutan terdapat kekurangan. Ia menutup narasinya dengan sebuah doa yang menyentuh sisi humanis setiap tamu yang hadir.
“Harapan kami, segala kebaikan dan doa yang Bapak serta Ibu berikan akan dibalas oleh Tuhan dengan berkat kasih yang melimpah bagi kita semua,” tuturnya.

Acara di Tongkonan Batu ini merupakan puncak sekaligus penutup dari rangkaian panjang pernikahan mereka, setelah sebelumnya resepsi megah telah dilaksanakan di Hotel Claro, Makassar, pada 11 April yang lalu. Di Buakayu, di tanah leluhur, janji itu akhirnya ‘dipulangkan’ ke akar tradisi, menutup lembaran prosesi dengan kedamaian yang mendalam.
( redaksi )













