iklan-hut-medianta

iklan-hut-medianta

Dewan Tak Berkutik Sikapi Kemelut Mutasi, Aktifis ; Itu Mengecewakan !




Bagikan:

MEDIANTANEWS

MAKALE, – Ditanggapi bak angin lalu oleh DPRD Tana Toraja , pengaduan dan aspirasi kemelut mutasi hingga kini mandek di laci meja para legislator. Aktifis LSM angkat bicara dan kecewa dengan kinerja DPRD dalam tugas pengawasan pemerintahan. Babak baru kemelut mutasi itu kini sudah di tangan gubernur Sulsel dan juga akan diadukan ke kemendagri di Jakarta.




Bahkan kesannya, dewan dibuat tak berkutik dibalik kemelut mutasi yang disorot sarat kejanggalan. Aksi baik dari pengaduan ASN yang dirugikan maupun dari para kelompok mahasiswa dengan berbagai tuntutan hanya ditanggapi dingin pihak DPRD.

” Jelas kami kecewa dan itu mengecewakan, mau kemana lagi dan jalur yang rakyat akan tempuh untuk memperjuangkan aspirasinya, ini kemelut mutasi kenapa dibiarkan jadi liar di tangan DPRD, tolong sikapi, katakan yang sebenarnya biar terang benderang, dan kalau ini dibiarkan akan jadi preseden buruk terhadap kinerja legislator kedepan, ” kesal Rasyid Mappadang penggiat LSM dan pemerhati sosial, Jumat 4 April 2025.

Tuntutan mutasi yang diduga tak punya ijin persetujuan dari kemendagri, serta beberapa kejanggalan lainnya seperti dampak demosi pejabat yang dimutasi tanpa masalah, serta adanya pensiunan bahkan sudah meninggal juga masuk daftar mutasi hingga kini belum juga disikapi DPRD.

Meski tetap berharap pengaduan mereka segera disikapi DPRD, tapi nampaknya jalur untuk mengadukan masalah ini akan berproses ke Komisi ASN dan Ombudsman .

” Iya kami berencana akan bersurat dan akan mengadukan masalah ini ke KASN dan komisi Ombudsman, kami tetap berharap aspirasi dan pengaduan kami bisa disikapi pihak DPRD, ” harap Bruno Sallata, Selasa 2 April 2025.

Bruno diketahui salah seorang pejabat pemkab yang di demosi dalam mutasi yang dilakukan Theofilus Allorerung 19 Pebruari 2025, bupati Tana Toraja periode lalu.

Menanggapi masalah tersebut Ketua Komisi 1 DPRD Tana Toraja Medi Sura mengatakan proses dan mekanisme tetap menjadi alur dalam menyikapi aspirasi.

” Ini kita dalam masa cuti libur hari raya, DPRD itu lembaga, pasti akan disikapi namun itu ada mekanisme, selaku komisi yang bermitra dengan OPD khususnya terkait mutasi, jika itu proses tindaklanjutnya diarahkan pimpinan kami siap tangani, tetapi sekali lagi , mekanisme dan prosesnya itu akan tetap dijalankan dengan baik , jadi aspirasi tidak mandek, DPRD masih cuti, ” jelas Medi legislator dari fraksi Gerindra.

( * / fred )


Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses