MEDIANTANEWS
KENDARI, – Pemerintah Kabupaten Mamasa sukses menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional dengan menyabet dua penghargaan sekaligus dalam kurun waktu berdekatan pada Mei 2026. Capaian ini diraih di tengah pengetatan anggaran dan efisiensi Transfer ke Daerah (TKD).
Dua apresiasi bergengsi tersebut datang dari Kementerian Keuangan RI atas kepatuhan dan ketepatan waktu penyaluran TKD Tahun 2025, di mana Mamasa menjadi satu-satunya kabupaten di Sulawesi Barat yang menerima penghargaan di kategori tersebut.
Penghargaan kedua adalah predikat Terbaik III se-Sulawesi kategori Creative Financing (Pembiayaan Kreatif) dalam ajang Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri di Kendari, Jumat (29/5/2026).
Atas prestasi kedua, Mamasa juga diganjar Dana Insentif Fiskal sebesar Rp1 miliar. Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menegaskan bahwa keberhasilan mengawinkan dua penghargaan nasional ini bukan merupakan hasil kerja individu, melainkan buah dari sinergi kolektif.
“Capaian ini adalah hasil kerja keras seluruh unsur dan jajaran Pemerintah Kabupaten Mamasa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan anggaran. Yang tidak kalah penting, ini semua berkat dukungan penuh seluruh rakyat Mamasa terhadap program pemerintah di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran yang sedang kita lalui,” ujar Welem, Sabtu (30/5/2026) kini sedang berada di Kendari Sultra dalam acara malam apreasiasi Pemda berprestasi 2026 regio Sulawesi.
Menurut Welem, kedua penghargaan ini memiliki keterkaitan erat yang saling menguatkan.
Penghargaan kepatuhan TKD dari Kemenkeu membuktikan tata kelola administrasi keuangan yang taat regulasi, sementara penghargaan Creative Financing dari Kemendagri membuktikan bahwa di tengah keterbatasan dana tersebut, Pemkab tetap mampu melahirkan inovasi nyata yang menyentuh masyarakat, seperti program pupuk gratis untuk petani dan penguatan UMKM.
“Dua penghargaan ini menjadi bukti autentik bahwa program inovasi dan kegiatan penganggaran di Mamasa kini semakin membaik, transparan, dan akuntabel. Kita bisa membuktikan bahwa keterbatasan fiskal bukan penghalang untuk tetap berprestasi dan berpihak pada rakyat,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa apresiasi dari pemerintah pusat ini akan dijadikan sebagai stimulus dan pemacu semangat bagi seluruh jajaran birokrasi dan elemen masyarakat.
“Prestasi ini menjadi pemberi semangat dan energi baru bagi kita semua dalam membawa Kabupaten Mamasa menuju ‘Mamasa Mamase’ (Maju, Mandiri, dan Sejahtera), sesuai dengan tagline visi-misi pembangunan kita tahun 2025–2030,” pungkas Welem.
Dengan perolehan Dana Insentif Fiskal sebesar Rp1 miliar dari penghargaan pembiayaan kreatif tersebut, Pemkab Mamasa berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran tambahan itu secara tepat sasaran demi keberlanjutan program-program inovasi rakyat ke depan.
( “ / Fred )













