MEDIANTANEWS
PINRANG , – Program mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unibersitas Bosowa ( UNIBOS ) Makassar di desa Watang Kassa, kecamatan Batulappa, kabupaten Pinrang ukir prestasi. Mereka sukses melakukan FGD II atau Focus Group Discussion yang dihadiri langsung oleh puluhan masyarakat guna membahas Rencana Kerja Masyarakat (RKM) dan juga dihadiri langsung oleh kepala desa beserta kepala dusun Watang Kassa beserta instansi-instansi pemerintahan lainnya pada hari Kamis 6 November 2025.
” FGD ini menjadi forum yang sangat strategis untuk mengupas persoalan dan masalah yang ada dalam desa Watang Kassa melalui penyusunan peta IMAP, seluruh potensi dan permasalahan tersebut dapat divisualisasikan secara spesial dan deskriptif dan peta IMAP berfungsi sebagai alat bantu dalam menganalisis kondisi desa secara menyeluruh serta menjadi acuan dalam menentukan arah pembangunan dan program kerja yang tepat bagi pemerintah Desa maupun mahasiswa KKN, ” jelas Wahyu Rahmadan selaku Koordinator Desa (KorDes).
Ia juga menjelaskan bahwa KKN-T ini bukanlah sekedar formalitas belaka, namun memiliki peran straregis dalam.oengembangan desa yang mandiri dan unggul kedepan .
” Kami datang membawa tanggung jawab besar kami sebagai mahasiswa yang notabenenya agen of change sangatlah merasa bersalah jika tanggung jawab yang di berikan kepada kami, itu kami main-mainkan dan tidak jalankan ,” tandasnya .
Saat kegiatan berlangsung, Teguh Mulia Bakti sebagai salah satu dari mahasiswa peserta KKN-T juga menjelaskan dan mengungkapkan berbagai menjadi permasalahan dalam desa tersebut
” Hari ini kami telah melihat langsung apa saja yang menjadi permasalahan dalam desa ini sehingga pada forum yang berlangsung pada siang hari ini kami dari KKN-T UNIBOS Makassar menawarkan dan menjelaskan apa saja yang perlu di perbaiki dan di kembang dalam desa ini seperti peningkatan antara jalan dusun dan jalan tani, pembangunan dan drainase desa, pembangunan tempat dan pengolahan sampah terpadu, pengembangan sistem irigasi pertanian sederhana, penataan kawasan wisata alam dan edukasi pertanian serta pelatihan dan pengembangan UMKM berbasis pertanian lokal , ” Teguh
Ica sebagai sekretaris juga menjelaskan tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut.
” RKM ini dirancang untuk memperkuat sektor-sektor utama yang mendukung sosial ekonomi masyarakat terutama yang berkaitan dengan program Pembangunan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilaya (PISEW), ” ujar Ica
Dalam kegiatan tersebut, salah seorang masyarakat menyampaikan beberapa anspirasi dan harapannya
Antara lain sumber air, listrik, jalan tani, drainase dan pengolahan tempat sampah itu sangat penting dan kami juga berharap sekiranya pihak PUPR dapat menindak lanjuti semua data-data yang telah diambil oleh mahasiswa KKN-T.
Dengan hasilkan kesimpulan untuk menjadi komitmen bersama, kegiatan tersebut ditutup dengan semangat kelestarian alam.
” FGD ini di tutup dengan komitmen melestarikan dan menjaga lingkungan desa agar tetap asri adalah tanggung jawab kita semua”. Tutup Korlap.
(Bala / Fred)














Respon (1)