MEDIANTANEWS
MAMASA – Setelah melalui proses penataan kawasan dan pembenahan fasilitas, Pemerintah Kabupaten Mamasa resmi membuka kembali objek wisata alam Sarambu Liawan.
Relaunching destinasi andalan yang terletak di Desa Tadisi, Kecamatan Sumarorong ini dilakukan langsung oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, Jumat 8 Mei 2026.
Kegiatan pembukaan kembali ini menjadi momentum kebangkitan pariwisata lokal setelah fasilitas penunjang seperti aula, jembatan penghubung, toilet, villa, hingga instalasi listrik diperbaiki secara menyeluruh guna menjamin kenyamanan pengunjung.
Acara diawali dengan aksi restocking atau penebaran benih ikan mas dan nila di aliran Sungai Liawan serta persawahan warga sebagai simbol keseimbangan ekosistem.
Selain itu, dilakukan pula penandatanganan kerja sama pengelolaan antara Dinas Pariwisata Mamasa dengan PT Jendri Mamase Group yang dipimpin oleh Timotius Taruk.
Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk kembali mempromosikan keindahan Sarambu Liawan kepada wisatawan luas.
“Pemerintah berharap masyarakat kembali memanfaatkan kawasan wisata ini sebagai sarana hiburan. Mari kita ajak pengunjung untuk datang. Ayo ke Sarambu Liawan!, ” ajak Welem penuh semangat.
Keindahan panorama air terjun, aliran sungai yang jernih, serta udara pegunungan yang sejuk tetap menjadi daya tarik utama objek wisata ini. Namun, Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keamanan kawasan.
Hadir dalam acara tersebut Ketua TP PKK Ny. Adel Welem Sambolangi, jajaran Forkopimda, anggota DPRD Mamasa Reskianto Taula’bi Kia, pimpinan OPD, serta tokoh adat dan agama setempat. Kemeriahan acara ditutup dengan pementasan tari tradisional dari Sanggar Seni Sarambu Liawan dan prosesi pengguntingan pita.
Dengan manajemen baru di bawah PT Jendri Mamase Group, Sarambu Liawan diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat Sumarorong dan menjadi magnet wisatawan mancanegara maupun domestik.
( “ / Fred )













