MEDIANTANEWS
MAMASA – Garis batas daerah pemilihan (dapil) rupanya bukan penghalang untuk menebar pengabdian. Hal ini dibuktikan oleh anggota komisi 10 DPR RI Fraksi NasDem dari Dapil 3 Sulsel, Eva Stevany Rataba, saat menyambangi Rumah Jabatan Bupati Mamasa pada Rabu (5/3/2026).
Kunjungan yang awalnya merupakan transit dalam perjalanan menuju wilayah terpencil Mappak, berubah menjadi momen “temu kangen” yang sarat akan misi kebersamaan . Eva, yang hadir didampingi sang suami, Yosua Rinto Kadang anggota DPRD Sulsel Dapil 10 , menegaskan bahwa Mamasa memiliki tempat emosional yang kuat baginya sebagai bagian dari keluarga besar.
Dalam pertemuan tersebut, Eva menyatakan kesiapannya untuk menjadi penyambung lidah bagi masyarakat Mamasa di tingkat pusat, khususnya melalui program-program yang menjadi mitra kerjanya di Komisi X DPR RI.
“Mamasa adalah saudara kita yang masih butuh perhatian. Saya hadir di sini bukan sekadar mampir, tapi ingin mendengar apa yang bisa saya perjuangkan di Jakarta,” ungkap Eva dengan tulus.
Menanggapi kehadiran legislator tersebut, Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menyambut hangat dan menaruh harapan besar bagi kemajuan daerahnya. Ia menitipkan sejumlah poin krusial untuk dikawal di kancah nasional.
“Walaupun Mamasa bukan dapil Ibu Eva, daerah ini adalah bagian dari Toraja. Kami berharap Ibu Eva bisa ikut memperjuangkan kebutuhan kami, terutama soal infrastruktur, sarana pendidikan, olahraga, dan pelestarian budaya,” harap Welem.
Eva menekankan bahwa perjuangan untuk Mamasa akan dilakukan melalui kolaborasi yang apik dengan Pemerintah Kabupaten Mamasa serta anggota Komisi X DPR RI yang berasal dari dapil Sulawesi Barat.
“Kami akan memetakan kebutuhan mana yang paling mendesak. Sinergi antara pemkab dan rekan-rekan di Komisi X asal Sulbar sangat penting agar pembangunan di Mamasa bisa berjalan maksimal,” tegasnya
Suasana di Rumah Jabatan Bupati Mamasa terasa semakin hangat karena bertepatan dengan syukuran hari ulang tahun ke-50 Ketua TP PKK Mamasa, Ibu Adel Palulun Sambolangi. Sejumlah pejabat setempat, termasuk Kapolres Mamasa AKBP Ariantony U Bangalino, turut hadir dalam diskusi santai di meja makan tersebut.
Pertemuan ini menjadi simbol bahwa pengabdian sebagai wakil rakyat tidak melulu soal administrasi politik, melainkan soal rasa kepedulian antar sesama saudara se- etnis .
( * / fred )














