Editorial dan SOROT REDAKSI
Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Tana Toraja meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2025 merupakan sebuah titik balik yang dinanti.
Saat jadi wakil bupati dan Theofilus Allorerung selaku bupati periode sebelumnya WTP sudah diraihnya tiga kali berturut-turut. Jadi WTP tahun 2026 ini baru jadi karya prestasinya sejak dilantik bupati periode 2025 2030. Raihan ini jadi jalan awal yang baik.
Bagi kepemimpinan Dr. Zadrak Tombeg sebagai Bupati, pencapaian di tahun pertama ini bukan sekadar rutinitas administratif atau pajangan piagam di dinding birokrasi. Ini adalah deklarasi bahwa tata kelola keuangan yang bersih dan transparan bukanlah mitos, melainkan modal utama untuk melangkah.
Selama ini, publik sering kali skeptis terhadap realisasi janji politik. Namun, raihan WTP perdana ini laksana menyalakan lampu hijau di jalur pacu.
Ia menjadi start awal, sebuah fondasi hukum dan moral yang kokoh untuk menguji komitmen besar yang tertuang dalam tagline Tana Toraja MASERO (Maju, Aman, Sehat, Ekologis, Religius, Optimis).
Menakar esensi Masero di jalur transparansi jadi penting. Tak sekedar tagline tapi sikap dan komitmen.
Kata Masero dalam bahasa Toraja berarti bersih. Secara filosofis, kepemimpinan yang bersih adalah hulu dari semua program kerja yang hilirnya adalah kesejahteraan rakyat.
Bagaimana mungkin kita bicara tentang kemajuan jika anggaran bocor? . Bagaimana mungkin menciptakan peluang ( Opportunity ) jika kepastian hukum dan tata kelola keuangan masih abu-abu?
Raihan WTP ini membuktikan bahwa Dr.Zadrak Tombeg selaku bupati bersama jajaran OPD, serta unsur terkait lainnya berhasil melakukan konsolidasi internal birokrasi secara cepat dan tepat. APBD yang dikelola secara ‘Masero’ (bersih) secara otomatis akan mendongkrak pilar-pilar lainnya:
Maju dan optimis untuk laporan keuangan yang sehat meningkatkan kepercayaan investor dan pemerintah pusat. Peluang program strategis nasional kini terbuka lebih lebar untuk Tana Toraja.
Sehat dan Ekologis Dengan administrasi yang rapi, alokasi anggaran untuk sektor kesehatan dan perlindungan lingkungan hidup dapat dieksekusi tanpa ketakutan bayang-bayang penyelewengan.
WTP adalah standar kepatuhan akuntansi, namun tantangan sesungguhnya adalah mentransformasikan angka-angka di atas kertas menjadi kesejahteraan yang nyata di tengah masyarakat.
Redaksi mengingatkan bahwa mempertahankan jauh lebih sulit daripada merebut. Jangan sampai capaian ini membuat jajaran birokrasi terlena dalam euforia formalitas.
Jalur menuju Tana Toraja MASERO kini sudah memiliki peta jalan yang klir Tugas utama Bupati Zadrak ke depan adalah memastikan ritme kerja siber-birokrasi ini tetap konsisten, tidak kendor, dan bebas dari intervensi yang merusak integritas.
Masyarakat Tana Toraja tidak hanya butuh laporan keuangan yang bersih secara administratif, tetapi juga kepemimpinan yang “bersih” dalam mengayomi, adil dalam pembangunan, dan peka terhadap dinamika sosial di akar rumput.
WTP pertama ini adalah bukti nyata bahwa Dr. Zadrak Tombeg mampu membawa perubahan cara kerja. Langkah pertama di jalur start sudah meluncur dengan mulus. Kini, seluruh mata rakyat Tana Toraja tertuju pada akselerasi berikutnya: mewujudkan Tana Toraja yang benar-benar Maju, Aman, Sehat, Ekologis, Religius, dan Penuh Percaya diri.
Gaspol, Pak Bupati. Pertahankan ‘ MASERO ‘ ini .
( redaksi )













