iklan-hut-medianta

iklan-hut-medianta

Pesan Sejuk Bupati Zadrak untuk 4 Ribuan Peserta Jambore Daerah Pelpramap




Bagikan:

MEDIANTANEWS

MAKALE — Hawa sejuk khas Bumi Lakipadada menyambut kehadiran sekitar 4.000 anak muda Pelpramap ( Pelayanan Pemuda Remaja dan Mahasiswa Pantekosta ) dari 21 wilayah se-Sulawesi Selatan.




Mereka berkumpul di Sentra GPdI Sulsel, Kelurahan Padangiring, Kecamatan Rantetayo, Tana Toraja, untuk memulai petualangan spiritual dalam Jambore Daerah (Jamda) Pelpramap GPdI Sulsel 2026, Selasa 23 Juni 2026

Saat membuka acara secara resmi, Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg, tidak hanya menyapa ribuan peserta Pelpramap tersebut sebagai peserta biasa, melainkan sebagai aset masa depan bangsa.

Dengan senyum hangatnya, Zadrak langsung mengenalkan identitas Tana Toraja yang ramah dan meneduhkan.
“Tana Toraja adalah tempat yang sangat representatif untuk acara besar. Bukan cuma karena iklimnya yang dingin dan sejuk, tapi karena masyarakatnya yang terbuka dan ramah,” ujar Zadrak bangga .

Ia mengenalkan pesona daerahnya.
Di balik keindahan alam Toraja yang memikat, Zadrak menyelipkan sebuah pesan sosial yang mendalam dan humanis.

Baginya, para kader Pelpramap yang memadati lapangan adalah calon pemimpin yang akan menggantikan tongkat estafet generasi saat ini. Oleh karena itu, ia meminta mereka untuk membekali diri dengan ilmu dan spiritualitas.

“Anak-anakku semua, kalianlah yang akan menggantikan peran-peran kita semua ke depan. Belajarlah dengan baik dan takutlah akan Tuhan,” pesannya menyentuh hati.

Di era digital yang serba cepat, Zadrak juga menyoroti tantangan nyata yang dihadapi generasi muda. Ia mengingatkan para peserta Pelpramap untuk bijak berselancar di dunia maya, terutama di tengah gempuran propaganda modern yang memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Tak hanya itu, bupati yang dikenal dekat dengan masyarakat ini juga menyentil lemahnya mentalitas yang memicu gangguan sosial seperti jeratan narkoba dan seks bebas. Karakter kokoh, menurut Zadrak, adalah benteng utama.

Senada dengan visi tersebut, Ketua Panitia Jamda, Pdt. Set Boropadang, M.Th., mengapresiasi penuh dukungan Pemerintah Kabupaten Tana Toraja. Ia pun mengajak seluruh peserta Pelpramap untuk menjaga kebersihan lokasi selama empat hari kegiatan berlangsung (23–26 Juni), demi menyukseskan program daerah Tana Toraja MASERO.

Pembukaan Jamda yang mengusung tema ‘Menjadi Jemaat Berkarakter Kristus dan Berdampak Bagi Dunia’ini berlangsung ikonik. Bersama Ketua Majelis Daerah Sulsel GPdI, Zadrak Tombeg menekan tombol sirine dan melepas burung merpati ke udara—sebuah simbol perdamaian, ketulusan, dan harapan tinggi bagi masa depan generasi muda Sulawesi Selatan.

Turut hadir menyaksikan momen hangat ini, Ketua TP PKK Tana Toraja Erni Yetti Riman, Anggota DPRD Dapil 5 Marten Taruk Bua, Danramil Saluputti, Kasatpol PP dan Damkar Eli Bernard, Kakan Kemenag Tana Toraja, serta jajaran Pengurus Majelis Daerah GPdI.

(*/fred )


Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses