iklan-hut-medianta

iklan-hut-medianta

Mewakili Indonesia di ASEAN Leader, DSP Bagikan Kunci Sukses Pengusaha Perempuan

Bagikan:

MEDIANTANEWS.COM

JAKARTA , — Pengusaha perempuan asal Toraja, Dewi Sartika Pasande (DSP), mendapat kepercayaan besar di kancah internasional.



Ia menjadi satu-satunya pembicara yang mewakili Indonesia dalam forum bergengsi ASEAN Leader yang berlangsung di Gedung Vokasi Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Acara berskala internasional ini dibuka langsung oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, dan dihadiri oleh sekitar seribu pengusaha serta pebisnis perempuan dari berbagai negara, termasuk India, Singapura, Malaysia, Jepang, dan seluruh anggota ASEAN.

Forum ASEAN Leader ini bertujuan untuk memperkuat jejaring ekonomi, mendorong digitalisasi, serta merumuskan strategi bersama dalam menghadapi tantangan pasar global.

Melalui forum ini, para pemimpin dan pengusaha perempuan diharapkan dapat saling bersinergi untuk mempercepat pemulihan ekonomi kawasan yang inklusif dan berkelanjutan.

Kepercayaan yang diberikan kepada DSP membuktikan kapasitasnya sebagai sosok pengusaha perempuan yang tangguh.

Memulai bisnis dari bawah, DSP dikenal memiliki semangat pantang menyerah, adaptif, serta jeli melihat peluang pasar.

“Ini kepercayaan dan kehormatan besar bagi saya. Forum ini menjadi ruang berharga untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan,” ujar DSP usai memaparkan materinya.

Di hadapan seribuan peserta, DSP menekankan pentingnya strategi kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan dan integritas.

Ia mengajak seluruh peserta untuk berani bermimpi besar dan mengeksekusinya dengan aksi nyata.

“Jauh lebih penting dari itu, pesan utama yang ingin saya sampaikan adalah tentang ketangguhan dan semangat pantang menyerah bagi kaum perempuan dalam dunia usaha,” pungkasnya.

( Rs / Fred )


Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses