MEDIANTANEWS
JENEPONTO — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Pertanian Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Seminar Program Kerja di Desa Jenetallasa, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto.
Pertemuan ini menjadi ruang diskusi bersama pemerintah desa, tokoh masyarakat, kelompok tani, dan warga setempat untuk menyelaraskan rencana kegiatan dengan potensi riil desa.
Koordinator Desa KKN Unhas, Aprian Werner Patandung, menjelaskan bahwa seluruh program kerja dirancang berdasarkan hasil observasi lapangan.
Mengingat sektor pertanian menjadi urat nadi Desa Jenetallasa, program yang diusung pun berfokus pada digitalisasi, edukasi, dan peningkatan nilai tambah hasil bumi.
“Program kerja kami bagi menjadi dua kategori, yaitu program individu dan kelompok,” ujar Aprian.
Untuk program individu, para mahasiswa menghadirkan enam agenda strategis: Yakni English for Young Farmers: Mengajak anak-anak desa belajar bahasa Inggris lewat pengenalan dunia pertanian. Inovasi Sambal Bawang Goreng Berbasis Aw-Control: Sosialisasi teknik pengawetan alami untuk penanganan pascapanen.
Kemudian Pesticida Nabati Limbah Dapur: Pelatihan memanfaatkan kulit bawang dan air cucian beras untuk mendukung pertanian organik.
Kopi Drip Bag Rumbia: Mengembangkan kemasan praktis untuk menaikkan nilai jual biji kopi lokal Jenetallasa. Digitalisasi Peta Pertanian: Menyusun peta tematik sarana prasarana dan komoditas unggulan desa menggunakan Google My Maps berbasis Geographic Information System (GIS). Dan Edukasi Pupuk Kimia: Meningkatkan kesadaran petani agar lebih bijak dan berkelanjutan dalam menggunakan pupuk kimia.
Sementara pada program kelompok, mahasiswa fokus pada pemberdayaan perempuan dan lingkungan melalui pembentukan Kelompok Wanita Tani (KWT) serta pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari limbah hasil panen.
Program ini dijalankan bersama lima anggota tim lainnya, yaitu Sri Andri Fani, Prameshvira Dewantari, Annisa Mahmud, Muh. Rifky Adriansyah Syam, dan Andrew Bangkit Medianta.
Pemerintah Desa Jenetallasa menyambut baik komitmen nyata mahasiswa Unhas ini. Sinergi antara pemikiran akademis mahasiswa dan kearifan lokal warga diharapkan mampu membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi kemajuan pertanian dan kesejahteraan masyarakat Jenetallasa.
(andre / fred)













