iklan-hut-medianta

iklan-hut-medianta

iklan-hut-medianta

Aklamasi di Musda: Menakar Cetak Biru Welem Sambolangi Raih Kejayaan Golkar Mamasa


Bagikan:

MEDIANTANEWS

MAMASA — Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Mamasa resmi memulai restrukturisasi organisasi untuk menghadapi kontestasi politik mendatang.




Melalui Musyawarah Daerah (Musda) yang berlangsung tertib pada Sabtu (19/9/2026), Welem Sambolangi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Mamasa periode 2026–2031.

Terpilihnya Welem yang saat ini menjabat Bupati Mamasa—dinilai bukan sekadar pengisian jabatan struktural, melainkan reposisi taktis untuk membangun kembali fondasi kejayaan partai di Bumi Kondosapata.

Sebelum bertugas di Mamasa, Welem merupakan tokoh sentral Golkar di Tana Toraja dengan rekam jejak memimpin DPD II Golkar Tana Toraja serta menjabat Ketua DPRD Tana Toraja selama tiga periode berturut-turut. Sebuah prestasi yang memang harus diperhitungkan.

“Fokus utama kami adalah mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Kabupaten Mamasa. Konsolidasi internal akan segera dilakukan hingga tingkat desa guna memastikan seluruh kader bergerak dalam satu komando,” ujar Welem dalam pidato pertamanya usai ditetapkan sebagai ketua terpilih.

Dinamika internal yang sempat mewarnai jelang Musda dinilai pengurus sebagai hal lumrah dalam demokrasi partai. Kini, konsentrasi Golkar Mamasa sepenuhnya tertuju pada penguatan strategi pemenangan melalui tiga pilar utama

Menyelaraskan program pembangunan daerah prorakyat—khususnya pemulihan ekonomi sektor agraria dan infrastruktur—sebagai wujud kerja nyata kader partai.

Mengintegrasikan simpul adat (Tomakaka), tokoh agama, dan pemuda dalam kepengurusan tingkat kecamatan hingga desa untuk memperkuat penetrasi di wilayah kunci seperti Messawa, Sumarorong, dan Mambi.Termasuk restrukturisasi daerah pemilihan, setidaknya menjadi lima dari tiga dapil yang ada sekarang.

Menyusun komposisi calon legislatif secara selektif dari kalangan birokrat, pengusaha, dan kelompok muda guna mendulang suara maksimal menuju pimpinan DPRD.


Kombinasi kepemimpinan Welem sebagai kepala daerah sekaligus pimpinan partai memberikan keunggulan komparatif bagi Golkar. Dengan konsolidasi struktur yang kian solid, target merebut kembali supremasi politik di parlemen Mamasa kini menjadi agenda realistis yang siap diwujudkan.

(*/fred)


Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses