iklan-hut-medianta

iklan-hut-medianta
iklan-hut-medianta

Ombas ‘Sikat’ Anggota Fraksi Golkar Toraja Utara Termasuk Putra Kandungnya

Bagikan:

MEDIANTANEWS,

RANTEPAO — Angin segar konsolidasi Partai Golkar di Toraja Utara ternoda isu internal. Ketua DPD II Partai Golkar Toraja Utara, Yohanis Bassang alias Ombas, secara terbuka melaporkan seluruh anggota Fraksi Golkar DPRD Toraja Utara kepada Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS).



Para legislator tersebut dinilai krisis loyalitas dan bersikap acuh tak acuh terhadap dinamika partai.

Sebanyak tujuh anggota fraksi yang dilaporkan untuk dievaluasi total, yakni Hardy Abraham Putra, Hermin Sa’pang Matandung, Bubun Borong, Yusuf Mario Salurante, Ir. Calviyn Para’pak Tondok, David Sampe Rompon, serta Fhirebert Utama Bassang. Menariknya, Fhirebert yang turut dilaporkan merupakan putra kandung Ombas sendiri.

Sentilan menohok tersebut disampaikan Ombas saat memberikan sambutan menyambut kedatangan rombongan IAS dalam kunjungan kerja ke Toraja Utara, Rabu (13/8/2026).

Ombas menyayangkan sikap para anggota fraksi, termasuk Hermin Sa’pang Matandung, yang dinilai pasif dan tidak bersiap dalam menyambut pimpinan tertinggi Golkar Sulsel tersebut.

“Saya kecewa, Pak Ketua. Nanti ada acara seperti ini baru mereka muncul. Seharusnya ini yang dievaluasi. Harusnya begitu tahu Bapak mau datang, mereka menyatu dan hadir di kantor. Saya sampaikan fakta-fakta saja, Pak Ketua,” tegas Ombas dengan nada kecewa, sebagaimana dikutip dari unggahan media sosial, Kamis (14/8/2026).

Meski riak keretakan antara fraksi DPRD dan DPD II Golkar Toraja Utara belum terkuak sepenuhnya, desakan evaluasi ini mengemuka di tengah agenda krusial. Adapun kunjungan safari politik perdana IAS ke Toraja Utara bertujuan memastikan kesiapan konsolidasi kader di tingkat daerah dalam menghadapi tahapan pemilu mendatang.

( int-rsd / Fred )


Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses