MEDIANTANEWS,
MAKALE — Suasana pembukaan Rapat Kerja V Persekutuan Wanita Gereja Toraja (PWGT) di Hotel Puri Arta, Makale, Kamis (17/9/2026), mendadak riuh penuh optimisme. Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg, tak hanya menyampaikan amanat resmi, tetapi juga kembali mengobarkan semangat Masero yang langsung menyedot perhatian seluruh peserta.
Masero—akronim dari Maju, Aman, Sehat, Ekologis, Religi dan Optimis merupakan tagline sekaligus fondasi utama dalam penjabaran visi dan misi Pemkab Tana Toraja. Berakar pada makna filosofis “bersih hati, pikiran, dan lingkungan,” gerakan sosial-kebudayaan ini sarat akan nilai-nilai spiritual.
Bupati Zadrak mengungkapkan dalam sambutannya pada pembukaan raker ini , gelombang semangat Masero kini telah merambah dan dihayati oleh berbagai lapisan masyarakat, tak terkecuali kalangan PWGT. Komitmen tersebut terbukti nyata dalam pelaksanaan Raker V PWGT yang bebas dari sampah plastik sekali pakai, di mana para peserta memilih menggunakan botol minum (tumbler).
Di hadapan ratusan peserta, Zadrak juga menyelipkan sanjungan hangat. Ia memuji kaum perempuan sebagai “ras terkuat di bumi” mengingat besarnya peran, tanggung jawab, serta ketangguhan mereka sebagai pilar utama pembinaan keluarga.
“Kita bersyukur memiliki begitu banyak kader gereja, termasuk dari PWGT, yang memberikan kontribusi dan dukungan luar biasa bagi roda pemerintahan di Tana Toraja,” tutur Zadrak.

Inspirasi dari falsafah Masero rupanya juga menyentuh hati para diaspora Toraja. Ketua IKT Papua, AKBP Zet Saalino SH MH, yang hadir memenuhi undangan panitia, mengaku sangat terkesan dengan kedalaman makna tagline Tana Toraja tersebut. Menurutnya, ajakan moral ini patut dijadikan pegangan hidup di mana pun warga Toraja berada.
“Tagline ini mengandung pesan luhur yang sangat luar biasa. Oleh karena itu, mari kita dukung bersama. Bagi para diaspora Toraja, semangat Masero ini hendaknya kita hayati sebagai panggilan hati dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Zet yang mengaku baru menyadari dan menghayati makna mendalam di balik tagline tersebut.
Rangkaian acara pembukaan Raker V PWGT berlangsung dengan penuh khidmat. Ibadah pembukaan dipimpin oleh Ketua V BPS Gereja Toraja, Pdt. Yusuf Paliling, serta disemarakkan dengan tarian budaya dan persembahan pujian.
Turut hadir dalam perhelatan ini sejumlah tokoh penting dari BPS Gereja Toraja dan berbagai denominasi agama, para pejabat pimpinan OPD, Sekda Toraja Utara beserta istri, Ketua TP PKK Toraja Utara, Anggota DPRD Sulawesi Selatan Yariana Somalinggi, serta para tamu undangan lainnya.
Kegiatan Raker V PWGT ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 September 2026.
(*/fred)













