MEDIANTANEWS
MAKALE , – Bupati Tana Toraja dr. Zadrak Tombeg, Sp.A. meninjau langsung perkembangan pembangunan proyek Sekolah Rakyat 1 Kabupaten Tana Toraja di Buntu Mapongka, Lembang Marinding, Kecamatan Mengkendek, Kamis (24/9/2026).
Langkah ini diambil guna memastikan percepatan pengerjaan fasilitas dan sarana penunjang agar sarana pendidikan tersebut bisa segera difungsikan secara optimal. Ini kunjungan yang kesekian kali dilakukannya.
“ Puji Tuhan, meninjau langsung progres pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat Kabupaten Tana Toraja. Semoga seluruh proses pembangunan berjalan lancar dan dapat segera rampung untuk mendukung tersedianya fasilitas pendidikan yang layak dan nyaman, “ tulis Zadrak Tombeq di laman Media sosial miliknya.
Pantauan di lokasi menunjukkan peninjauan difokuskan pada penyelesaian infrastruktur fisik. Komponen tersebut meliputi asrama siswa, ruang kelas terintegrasi, pembangunan pagar pengaman, hingga penataan halaman sekolah.
“Kami ingin memastikan seluruh fasilitas dan sarana Sekolah Rakyat ini segera dituntaskan pengerjaannya. Akses dan kualitas pelayanan pendidikan bagi anak-anak kita harus menjadi prioritas utama,” ujar Zadrak Kamis 25 / 9 / 20/6.
Proyek strategis nasional ini diketahui menelan anggaran yang cukup fantastis, yakni sebesar Rp 241,3 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025/2026.
Adapun pengerjaan konstruksinya dipercayakan kepada kontraktor pelaksana Waskita – FYP KSO , di bawah pengawasan konsultan PT Agrinas Pangan Nusantara – PT Antariksa Globalindo KSO .
Proyek Sekolah Rakyat yang terletak di jalur akses masuk Bandara Toraja ini merupakan program prioritas hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, Kementerian Sosial, dan Kementerian PUPR.
Fasilitas ini dirancang khusus dengan sistem berasrama guna memberikan akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu serta anak putus sekolah di wilayah Tana Toraja.
Pemerintah daerah berharap, dengan rampungnya sarana pendukung ini dalam waktu dekat, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dapat langsung berjalan tanpa hambatan teknis.
( rsd / fred )













