iklan-hut-medianta

iklan-hut-medianta

iklan-hut-medianta

Sikapi Insiden Papua, IKT Ajak Masyarakat Tidak Provokatif dan Rawat Kebersamaan


Bagikan:

MEDIANTANEWS

JAYAPURA ,— Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Papua, Zet Saalino, menyerukan kepada seluruh warga Toraja, khususnya yang bermukim di Tanah Papua, untuk tetap tenang dan tidak provokatif dalam menyikapi situasi pascainsiden kekerasan di Wamena.




Ia meminta masyarakat bijak menggunakan media sosial serta tidak menyebarkan wacana atau informasi bohong (hoax).

Di tengah suasana duka dan keprihatinan bersama, Zet mendorong aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas penembakan yang menewaskan sejumlah warga sipil, termasuk dua warga asal Toraja.

“Kita tentu sangat berempati dan prihatin atas peristiwa kemanusiaan yang menimpa saudara-saudara kita di Wamena. Namun, mari kita serahkan sepenuhnya kepada aparat keamanan untuk menangkap pelaku dan menjalankan proses hukum secara profesional serta proporsional,” ujar Zet di Jayapura, Kamis (17/9/2026).

Zet juga mengklarifikasi beredarnya surat pernyataan yang mengatasnamakan pengurus IKT di salah satu kabupaten di Papua. Setelah dikonfirmasi, ia memastikan bahwa surat bernada provokatif tersebut merupakan informasi bohong yang dibuat oleh pihak tak bertanggung jawab.

Oleh karena itu, IKT Papua mendorong Tim Siber Polda Papua untuk melacak dan menindak tegas penyebar berita bohong yang meresahkan warga.

Guna menjaga kondusivitas, Zet mengajak seluruh warga Toraja untuk tidak terpancing narasi provokatif dan terus merawat rasa persaudaraan di Tanah Papua.

“Saya mengimbau semua masyarakat Toraja di Papua untuk tetap tenang, memperbanyak doa, dan selalu menahan diri. Hindari komentar di media sosial yang dapat memicu konflik dengan saudara-saudara Orang Asli Papua (OAP) maupun suku-suku lainnya. Mari kita terus menjaga kebersamaan dengan siapa pun,” tuturnya penuh harap.

(Rls/Fred)


Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses