iklan-hut-medianta

iklan-hut-medianta
iklan-hut-medianta

Para Legislator di Skuad Lembaga Pelayanan BPS Gereja Toraja

Bagikan:

MEDIANTANEWS,

RANTEPAO — Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja resmi merangkul jajaran legislator lintas partai untuk memperkuat struktur lembaga pelayanan gerejawi periode baru.



Langkah ini menegaskan keterbukaan BPS dalam melibatkan tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang, termasuk politisi, guna menopang kerja-kerja pelayanan di tingkat komisi, badan, yayasan, hingga badan usaha milik gereja.

Para legislator yang direkrut tersebut umumnya merupakan kader binaan gereja dan mantan aktivis Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) yang selama ini dinilai tetap aktif dalam pelayanan.

Beberapa nama yang masuk dalam jajaran struktur di antaranya:

* Yusuf Pangaroan (Anggota DPRD Tana Toraja) sebagai Bendahara Yayasan Perguruan Kristen Toraja (YPKT).

* Mesak Rantepadang (Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Makassar) sebagai Ketua YPKT Makassar.

* Calvin Parapak (Anggota DPRD Toraja) sebagai Pengurus Badan Aset Gereja Toraja.

* Yan Samma (Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Luwu) sebagai Pengurus Komisi Hubungan Gereja dan Negara.


Tak hanya itu, BPS Gereja Toraja juga menggaet pasangan suami istri Yosia Rinto Kadang (Anggota Fraksi NasDem DPRD Sulsel ) dan Eva Stevany Rataba (Anggota Fraksi NasDem DPR RI), serta Yariana Somalinggi (Anggota Fraksi Golkar DPRD Sulawesi Selatan).

Kehadiran para wakil rakyat ini dinilai strategis karena basis pemilih dan wilayah konsolidasi mereka sejalan dengan kebutuhan jangkauan pelayanan gereja.

“Semangat kita adalah pelayanan. Kita tumbuh dalam binaan Gereja Toraja, maka kita siap menerima tugas pelayanan ini demi memuliakan Tuhan,” ujar Mesak usai ibadah pengutusan di Jemaat Sa’dan, Klasis Sa’dan, Minggu (9/8/2026).

Senada dengan Mesak, Yusuf Pangaroan menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan BPS Gereja Toraja.

“Ini adalah panggilan bersama. Mari kita bersinergi dan berkolaborasi melayani jemaat demi pertumbuhan iman. Kita semua berasal dan tumbuh di gereja, kini saatnya kita kembali untuk mengabdi dalam pelayanan,” kata Yusuf.

(*/ fred)


Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses