iklan-hut-medianta

iklan-hut-medianta

iklan-hut-medianta

Mamasa, Tanah Berbakat yang Tak Pernah Sepi Penyanyi Cilik


Bagikan:

MEDIANTANEWS

Mamasa tak pernah sungguh-sungguh sepi dari nada. Di balik hamparan bukit dan dingin udara pegunungan, lantunan nada kerap terdengar dari sudut-sudut rumah, ruang kelas, hingga halaman gereja, berikut ulasan wartawan MEDIANTANEWS dari berbagai sumber .




FREDERICH SUSELISU ; MAMASA

Di tanah ini, bakat tarik suara seolah tumbuh alami bersama usia. Tak heran jika di berbagai ajang seni suara, nama Mamasa kerap dipanggil dan diperhitungkan sebagai panggung lahirnya bibit-bibit bertalenta. Salah satu potensi baru berbakat yang baru saja jadi jawara Colon yakni Sean Idol Mamasa 2026.

Langkah panjang pembinaan itu pun terus mendapat perhatian dari Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, yang gencar mendorong penggalian potensi seni sejak dini. Ruang-ruang panggung terus dibuka agar anak-anak tak sekadar bernyanyi di ruang pribadi, melainkan mengasah keberanian, mengukir prestasi, dan menyiapkan langkah menuju pentas yang lebih luas.

Semangat itulah yang bergema di Tribun Kondosapata, Kelurahan Mamasa, Sabtu (19/9/2026) malam. Ajang Mamasa Idol Junior 2026 mencapai puncaknya. Dari puluhan peserta yang mengikuti audisi sejak Juli 2026, kompetisi mengerucut pada tiga finalis: Sean dari Mamasa Kota, Gilbri dari Osango, dan Yejun dari Orobua.

Malam itu, Sean berhasil menyandang predikat Mamasa Idol Junior 2026. Posisi kedua diraih Gilbri, sementara Yejun menempati posisi ketiga. Bagi Sean, kemenangan ini bukan sekadar pengumuman gelar dari atas panggung, melainkan buah manis dari proses panjang, latihan ketat, dan dukungan keluarga yang tak pernah putus.

Ketua Panitia Mamasa Idol Junior 2026, Raya Padang, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mamasa atas dukungan moral dan ruang yang diberikan. Di sisi lain, ia meluruskan kabar simpang siur mengenai pembiayaan.

“Mewakili panitia, terima kasih atas dukungan Pemda sehingga event ini terlaksana. Namun, kami tegaskan kegiatan ini berjalan tanpa menggunakan anggaran APBD sedikit pun. Pembiayaan murni bersumber dari kreativitas dan kemandirian panitia,” ujar Raya dikutip dari salah satu media setempat.

Di balik riuh suara penonton, bakat musikal Sean—putra pasangan Urip Maitama Tadu dan Yana Oktavia Pailo—sudah tampak sejak belia. Sang ibu bercerita, kebiasaan bernyanyi Sean telah terlihat sewaktu usianya baru menginjak tiga tahun.

Memasuki usia 10 tahun, murid SDN 001 Mamasa ini mulai rutin menguji keberanian di atas panggung. Sebelum bertakhta di Mamasa Idol Junior, Sean mengukir deretan prestasi: Juara I Porseni SDN 001 Mamasa, Juara III Solo Frater Cup 2025, Juara Harapan III Amazing Mamasa (April 2026), hingga mempersembahkan Gold Medal kategori Paduan Suara Anak pada Pesparawi Nasional XIV, Juli 2026.

Catatan prestasi tersebut menjadi bukti bahwa dari panggung lokal di daerah, keberanian dan ketekunan anak-anak Mamasa mampu membumbung tinggi. Gelar Mamasa Idol Junior 2026 kini resmi di genggaman Sean, mengukuhkan kembali tradisi Mamasa sebagai pencetak bibit penyanyi bernas.

( int / fred )


Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses